Dishub Surabaya Hentikan Karcis Parkir, Percepat Digitalisasi

Usai Kecelakaan, Dishub Surabaya Bakal Pasang Alat Indikator Kepuasan di Angkutan Umum
Plt Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo. (Foto: Dinkominfo)

Surabaya, (DOC)Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya menghentikan peredaran karcis parkir konvensional mulai Selasa (23/6/2026). Langkah berani ini diambil sebagai upaya mempercepat akselerasi digitalisasi sistem perparkiran di seluruh kawasan Kota Pahlawan.

Ke depan, seluruh transaksi parkir akan dialihkan sepenuhnya ke sistem pembayaran nontunai (digital), seperti QRIS, kartu uang elektronik, maupun voucher parkir khusus.

Bacaan Lainnya

Kebijakan tersebut ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo, di hadapan ratusan juru parkir dalam pembukaan “Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Petugas Juru Parkir Berkeselamatan” di Aula Garuda Kantor Dishub Surabaya.

“Mulai hari ini kami sampaikan kepada seluruh petugas parkir atau Jukir, tidak ada lagi karcis parkir di lapangan. Kami memberhentikan peredaran karcis untuk mempercepat transisi dan memastikan digitalisasi parkir berjalan penuh,” ujar Trio, Rabu (24/6/2026).

Trio menjelaskan bahwa keputusan menyetop karcis manual ini diambil setelah program digitalisasi parkir memasuki bulan keenam pelaksanaan. Langkah ini dinilai sebagai momentum tepat untuk memutus ketergantungan pada sistem lama yang dinilai kurang akuntabel.

Dengan ditiadakannya karcis fisik, Dishub menargetkan seluruh pendapatan dari sektor perparkiran dapat tercatat secara lebih transparan, real-time, dan terintegrasi langsung melalui platform digital Pemkot Surabaya.

“Ini hari terakhir. Kalau masih ditemukan ada karcis di lapangan, berarti itu sisa karcis lama. Namun per hari ini, kami memastikan tidak ada lagi pendistribusian karcis baru melalui Kepala Pelataran (Katar),” jelasnya.

Gandeng Ritel Modern untuk Permudah Warga

Untuk memastikan proses migrasi berjalan mulus tanpa menyulitkan masyarakat, Dishub Surabaya telah menyiapkan berbagai alternatif pembayaran yang ramah pengguna, mulai dari kartu elektronik (kartu tol) hingga QRIS.

Khusus untuk warga yang belum terbiasa dengan metode cashless murni, Pemkot Surabaya menyediakan solusi berupa voucher parkir. Demi memperluas aksesibilitas, Dishub bahkan telah menjalin kerja sama dengan jaringan ritel modern.

Baca Juga:  Pemkot Surabaya akan Prioritaskan Bedah Rumah untuk Lansia

“Voucher parkir nantinya bisa didapatkan dengan mudah di toko-toko modern. Saat ini, kami sudah menempatkan personel di 17 titik toko modern untuk melayani pengadaan dan pembelian voucher tersebut, sehingga warga Surabaya tidak perlu bingung,” tutupnya.

Pos terkait