Dispendik Surabaya Beri Dua Kesempatan Siswa di Jalur Prestasi SPMB SMP

Dispendik Surabaya Beri Dua Kesempatan Siswa di Jalur Prestasi SPMB SMPSurabaya,(DOC) – Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya membuka peluang lebih luas bagi siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP tahun 2026. Melalui jalur prestasi, siswa bisa mengikuti proses seleksi hingga dua kali.

SPMB untuk jalur prestasi terbagi menjadi tiga kategori, yaitu prestasi lomba, penghafal kitab suci, dan prestasi akademik yang memakai nilai rapor serta Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Bacaan Lainnya

Sekretaris Dispendik Surabaya, Putri Aisyah Mahanani, mengatakan setiap jalur memiliki jadwal pelaksanaan berbeda. Pada tahap awal, pendaftaran akan di buka untuk jalur prestasi lomba dan penghafal kitab suci. Kemudian berlanjut ke seleksi melalui jalur prestasi akademik.

“Waktunya prestasi lomba dan penghafal kitab suci ini bersama. Setelah itu kami membuka jalur prestasi akademik melalui nilai rapor sekolah dan nilai TKA,” ujar Putri, Kamis (7/5/2026).

Kuota Jalur Prestasi Capai 35 Persen

Selain membuka beberapa kategori, juga di siapkan kuota cukup besar untuk jalur prestasi. Total kuota jalur prestasi mencapai 35 persen dari daya tampung SMP negeri.

Dinas Pendidikan membagi kuota tersebut menjadi 12 persen untuk jalur prestasi lomba, 3 persen penghafal kitab suci, dan 20 persen untuk jalur prestasi akademik.

Putri menjelaskan penilaian jalur prestasi akademik tahun ini menggabungkan nilai rapor sekolah dan hasil TKA. Dengan skema itu, Dinas Pendidikan ingin membuat proses seleksi lebih objektif.

“Pembobotan prestasi akademik tahun ini menggunakan nilai TKA dan nilai rapor sekolah,” katanya.

Siswa Bisa Daftar Dua Kali

Di sisi lain, Dinas Pendidikan  Surabaya juga memberi kesempatan tambahan bagi siswa yang belum lolos pada tahap awal jalur prestasi. Karena itu, siswa tetap punya peluang mengikuti seleksi berikutnya.

Jika gagal di jalur prestasi lomba atau penghafal kitab suci, siswa masih bisa mengikuti jalur prestasi akademik memakai nilai rapor dan TKA.

Baca Juga:  Dampak Putusan MK, Dispendik Kaji Pendidikan Gratis Sekolah Swasta

“Artinya di jalur prestasi siswa mendapatkan kesempatan dua kali mendaftar. Jika gagal di jalur prestasi lomba dan penghafal kitab suci, siswa dapat daftar di prestasi akademik,” tutur Putri.

Selain proses seleksi, Dinas Pendidikan juga menyiapkan simulasi atau uji coba SPMB berbasis online sebanyak dua kali. Harapannya bisa membantu masyarakat dan wali murid memahami alur pendaftaran secara lebih mudah.

Rencananya, simulasi pertama akan di selenggarakan pada akhir Mei dan simulasi kedua di agendakan pada pertengahan Juni 2026. “Rencana akan kami gelar dua kali, yakni akhir Mei dan pertengahan Juni,” pungkasnya.(r7)

Pos terkait