
Surabaya,(DOC) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur mendorong perluasan layanan TransJatim agar bisa menjangkau seluruh wilayah Pulau Madura, sehingga masyarakat setempat dapat merasakan manfaat moda transportasi tersebut secara merata.
“Kami tidak ingin Madura dianaktirikan dalam pembangunan infrastruktur transportasi terutama Transjatim. Pemerataan pembangunan harus menjadi perhatian,” tegas Anggota Komisi D DPRD Jatim, Harisandi Savari, di Surabaya, Selasa (4/3/2025).
Harisandi menegaskan bahwa dirinya mendukung penuh ekspansi rute TransJatim, termasuk rencana pembukaan Koridor 6 yang akan menghubungkan Sidoarjo-Mojokerto sebagai bagian dari program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak.
TransJatim Kian Luas, Akses Transportasi Makin Mudah
Saat ini, TransJatim telah beroperasi di lima koridor utama, yakni:
- Koridor 1: Sidoarjo-Gresik via Surabaya
- Koridor 2: Mojokerto-Surabaya
- Koridor 3: Mojokerto-Gresik
- Koridor 4: Gresik-Lamongan
- Koridor 5: Surabaya-Bangkalan

Sebelumnya, dalam rapat paripurna DPRD Jatim pada Sabtu (1/3/2025), Wakil Gubernur Emil Dardak mengungkapkan bahwa Pemprov Jatim telah menyusun 10 program quick win yang akan di eksekusi dalam tiga bulan pertama kepemimpinan mereka. “Program ini mencakup berbagai sektor, termasuk transportasi, ekonomi, dan infrastruktur,” ujar Emil.
Sementara itu, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa salah satu fokus utama pemerintah adalah menjaga stabilitas harga pangan selama Ramadan hingga Lebaran melalui program Lumbung Pangan.
Pemprov Jatim juga akan mempercepat berbagai proyek strategis, seperti:
- Peningkatan pelayanan digital terpadu melalui platform Majadigi
- Penyediaan layanan mudik gratis bagi masyarakat
- Pembangunan Rumah Sakit Mohammad Noer dan Rumah Sakit Paru di Jember
- Pemeliharaan jalan dan optimalisasi dermaga Pelabuhan Jangkar
Selain itu, untuk mengantisipasi dampak musim kemarau, Pemprov Jatim akan melakukan pengerukan sungai, perbaikan drainase, serta membangun cek dam di Kali Tanggul dan Lumajang guna mencegah potensi banjir.(wafik)





