Surabaya,(DOC) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XXXVI Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya yang di gelar di Gedung Rektorat Universitas Muhammadiyah Surabaya, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan tersebut turut di hadiri Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji serta Rektor UMSURA Dr. Mundakir, bersama jajaran pimpinan dan kader IMM.
Dalam sambutannya, Wali Kota Eri menegaskan bahwa pemuda memiliki peran strategis dalam pembangunan kota. Menurutnya, anak muda tidak hanya di tuntut aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan kontribusi nyata dan perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.
“Saya ingin ketika ada anggaran pembinaan anak muda dari pemerintah kota, itu benar-benar nyambung dengan program pembangunan Surabaya. Karena itu, kami siapkan Rp5 juta per bulan, per RW, untuk kegiatan anak-anak muda di Kota Surabaya,” ujar Eri.
Ia menekankan bahwa dukungan anggaran tersebut di tujukan agar pemuda memiliki ruang berkreasi, berinovasi, serta berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan di tingkat kampung hingga kota.
Terlibat dalam Dunia Politik
Selain itu, Eri juga mendorong generasi muda agar berani terlibat dalam dunia politik secara sehat dan berintegritas. Menurutnya, politik merupakan salah satu sarana strategis untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“Anak muda harus berani berpolitik. Tapi politiknya bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk benar-benar menyuarakan kepentingan umat dan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor UMSURA Dr. Mundakir menyampaikan bahwa IMM dapat menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Surabaya dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia menilai peran perguruan tinggi tidak hanya sebatas penguatan intelektual, tetapi juga penguatan demokrasi.
“Ada riset yang menunjukkan bahwa pemuda yang aktif berorganisasi memiliki kontribusi besar terhadap kualitas demokrasi. Karena itu, kami mendorong mahasiswa untuk bermetamorfosis dan bertumbuh melalui organisasi,” ungkapnya.
Dr. Mundakir menegaskan kesiapan UMSURA untuk bersinergi dengan Pemkot Surabaya dalam membangun kota ke depan, termasuk melalui peran aktif kader IMM sebagai agen perubahan.
“UMSURA siap bersinergi. Kami berharap adik-adik IMM bisa menjadi mitra strategis dalam membangun Surabaya yang lebih maju dan berdaya,” pungkasnya. (r6)





