D-ONENEWS.COM

F-PDIP Bantu Carikan Modal Usaha Warga Lakasantri Jadi Peternak Mandiri

Surabaya,(DOC) – Sampurno, warga Bangkingan Timur, Kecamatan Lakarsantri mengadu ke Fraksi PDI-P DPRD Kota Surabaya, terkait potensi domba di Surabaya. Kebutuhan daging kambing dan domba di Kota Pahlawan cukup tinggi, tapi ketersediaan yang siap potong sangat minim.

Sampurno diterima anggota Fraksi PDI-P Surabaya Jhon Thamrun di ruang FPDI-P, Senin (15/11/2021).

“Saya datang ke F-PDIP untuk membicarakan potensi ini dengan Pak Jhon Thamrun. Saya ingin beliau bisa membantu mencarikan bantuan dana untuk permodalan,” ujar Sampurno, Senin (15/11/2021).

Dia mengatakan, banyak warga Surabaya yang berprofesi sebagai pedagang sate dan rumah makan masih kesulitan mencari kambing dan domba dengan harga miring. Ini karena ketersediaan kambing dan domba di Surabaya sendiri masih kurang.

“Saya ingin menjadi peternak mandiri agar bisa memasok kambing dan domba di Surabaya dengan harga normal. Kami diberikan bantuan dari Pak Jhon Thamrun dari segi permodalan dan pelatihan, ungkap dia

Sementara itu, Jhon Thamrun yang juga anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya menjelaskan, dirinya akan membantu konstituennya itu dengan semaksimal mungkin. Karena memang kebutuhan kambing dan domba di Surabaya sendiri memang masih minim.

“Hasil hearing terakhir pada saat pembahasan APBD dengan RPH bahwa kebutuhan daging sampai hari ini memang masih kurang, di saat ada konstituen yang ingin maju khususnya daging domba dan kambing, maka kewajiban saya untuk membantu mereka,” kata dia.

Untuk itu, lanjut Jhon Thamrun, dirinya akan membantu dari segi permodalan dengan bunga rendah yang mana khusus untuk UMKM. Karena UMKM adalah program Pemkot Surabaya untuk menggerakkan roda perekonomian. Makanya, mereka harus dikawal agar bisa memajukan perekonomian Surabaya.

Bahkan, John Thamrun sudah menghubungi Bank Surya Artha Utama. BUMD milik Pemkot Surabaya, tersebut akan membantu permodalan dengan bunga rendah.
Dengan demikian, diharapkan usaha ini bisa maju, dan kebutuhan daging di Surabaya bisa terpenuhi,”ungkap Jhon Tamrunr

Dengan adanya bunga rendah, usaha ini diharapkan bisa lebih maju lagi, karena usaha tersebut sebuah stimulan antara pergerakan roda perekonomian dan ketersediaan daging di Surabaya.

“Bunga yang akan diberikan sekitar 9 persen sampai 12 persen dan lebih rendah dari bank swasta lainnya.
Ini adalah salah satu bentuk kepedulian Pemkot Surabaya kepada para pelaku UMKM sehingga bisa memajukan ketahanan pangan dan roda perekonomian dengan baik,” pungkas dia..(dhi/r7)

Loading...

baca juga