Surabaya, (DOC) – PT Federal International Finance (FIFGROUP), bagian dari Astra Financial dan anak perusahaan PT Astra International, mempertegas komitmennya untuk mendukung penyandang disabilitas. Berdasarkan data Dinas Sosial Kota Surabaya tahun 2024, tercatat ada 15.678 penyandang disabilitas yang masih menganggur. Masalah ini kian di perburuk oleh stigma dan diskriminasi, terutama di dunia kerja, yang sering kali meremehkan kemampuan mereka untuk berkontribusi setara.
Untuk menjawab tantangan ini, FIFGROUP Cabang Rungkut menjalin kolaborasi dengan Yayasan Bina Karya Tiara. Bersama-sama, mereka meluncurkan program FIFGROUPBrave Sustainability Economic Growth with Disability Preneur.
Program ini bertujuan membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan sekaligus penguatan mental. Dengan langkah ini, mereka diharapkan mampu mandiri secara ekonomi serta lebih percaya diri untuk berperan aktif di dunia kerja.
Inisiatif ini merupakan bagian dari gerakan FIFriendibility, yang di rancang untuk menciptakan lingkungan kerja inklusif. Selain itu, program ini selaras dengan beberapa tujuan SDGs, seperti:
1. SDGs No. 8: Mendukung pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
2. SDGs No. 10: Mengurangi kesenjangan sosial.
3. SDGs No. 12: Mendorong produksi dan konsumsi bertanggung jawab.
FIFGROUP juga mengintegrasikan program ini dalam visi FIFGROUP 2030 Sustainability Aspiration, khususnya pada pilar FIFGROUP Sejahtera. Pilar ini fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk sektor UMKM, guna menciptakan keberlanjutan jangka panjang.
Dukungan Berupa Pelatihan dan Peralatan
Dalam pelaksanaannya, FIFGROUP Cabang Rungkut memberikan bantuan berupa dua mesin jahit dan satu mesin pemasang kancing otomatis. Alat ini mendukung pelatihan keterampilan dengan bahan kain perca yang mengusung prinsip ekonomi sirkular.
Program ini berlangsung dari September hingga November 2024. Sebanyak 11 penyandang disabilitas dari sekitar wilayah Rungkut telah mengikuti pelatihan.
Selain membekali mereka dengan keterampilan, FIFGROUP juga menggandeng Dinas Sosial dan Dinas Perindustrian serta Perdagangan Jawa Timur. Para peserta di libatkan dalam pameran UMKM tingkat provinsi, untuk mempromosikan hasil kerajinan yang telah mereka buat.
Kolaborasi untuk Masa Depan Lebih Cerah
Ketua Tim Rehabilitasi Tuna Sosial dan PMKS Dinsos Surabaya, Cyndia Jaladi Sena, menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi penyandang disabilitas, tetapi juga membangun motivasi mereka.
“Ke depannya, para peserta di harapkan dapat menularkan keterampilan yang di peroleh kepada penyandang disabilitas lainnya,” ungkapnya.
Senada dengan hal itu, Kepala Cabang FIFGROUP Rungkut, Ahmad Miftah, menegaskan bahwa program ini adalah bentuk nyata kepedulian FIFGROUP.
“Kami ingin mendukung mereka mencapai kemandirian ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus membangun rasa percaya diri,” jelasnya.
Owner Yayasan Bina Karya Tiara, Titik Winarti, turut menyampaikan apresiasi terhadap program ini. Menurutnya, bantuan alat dan pelatihan keterampilan akan membuka peluang besar bagi penyandang disabilitas.
“Hasil pelatihan ini dapat menghasilkan produk berkualitas tinggi, bernilai ekonomi, serta memberikan penghasilan bagi peserta,” tambahnya.






