D-ONENEWS.COM

Forum Kader NU Minta Pengurus PCNU Surabaya Dibekukan

Surabaya,(DOC) – Viralnya video nonton bareng (nobar) para pengurus NU Surabaya (PCNU) saat pengumuman rekom PDI-P di Kantor PCNU Surabaya Jalan Bubutan VI/2, menuai kecaman keras dari Forum Kader NU Surabaya. Sebab PCNU Surabaya diduga sudah berafiliasi politik dengan Eri Cahyadi.

Kecaman datang dari para kader NU yang mengatasnamakan Forum Kader NU Kota Surabaya. Mereka mendesak PWNU Jawa Timur dan PBNU membekukan kepengurusan PCNU Kota Surabaya periode 2015-2020. Hal ini karena sudah melanggar AD/ART organisasi.

“Kepengurusan PCNU Kota Surabaya sudah melanggar AD/ART dan Khittah NU. Karena itu, PWNU dan PBNU harus membekukan kepengurusan,” ujar Ketua Forum Kader NU Kota Surabaya Miftah Jauhari, Minggu (6/9).

Gus Miftah, sapaan Miftah Jauhari menjelaskan, saat ini banyak kader NU Surabaya yang menyesalkan sikap PCNU Kota Surabaya, bahkan cenderung marah. Sebab, sebagai ormas, NU tidak bisa diseret-seret ke dalam politik praktis.

Menurut dia, Forum Kader NU Kota Surabaya sudah membuat pernyataan sikap. Selain mendesak PCNU dibekukan, juga mengutuk keras segala tindakan oknum pengurus PCNU Kota Surabaya yang menjadikan kantornya di Jalan Bubutan VI/2 sebagai base camp pemenangan bakal calon wali kota PDI-P Eri Cahyadi.
“Alasan apapun dari PCNU tidak bisa dibenarkan, tindakan itu sudah melanggar AD/ART dan Khittah NU,”ucap dia.

Para kader NU, lanjut Gus Miftah, juga menyesalkan dan mengecam keras peristiwa politik nobar yang digelar di Gedung Resolusi Jihad PCNU Kota Surabaya. “Juga menyesalkan transaksi politik (rekomendasi) Rois Syuriah PCNU Kota Surabaya kepada Eri Cahyadi,”ungkap dia.

Tidak hanya itu, Forum Kader NU Kota Surabaya mengimbau kepada elemen NU (banom) agar menyelamatkan Gedung Resolusi Jihad (PCNU Surabaya) dari oknum petualang politik. “Surat pernyataan ini nanti akan kita kirim ke PWNU Jatim,” tandas Gus Miftah

Menanggapi pernyataan sikap Forum Kader NU Surabaya ini, Ketua PCNU Surabaya Muhibbin Zuhri mengatakan, jika itu dinamika menjelang suksesi kepemimpinan di PCNU Surabaya. ” Banyak pihak yang berkepentingan di dalamnya, tandas dia,Minggu (6/9/2020) malam.

Lebih-lebih, lanjut dia, ini menjelang kontestasi pilkada, pasti biasnya sangat dirasakan. Kelompok-kelompok yang punya kepentingan memanfaatkan situasi ini

Tentang apa yang disebut nobar, menurut Muhibbin sudah dijelaskan oleh sekretaris dalam klarifikasi sebelumnya, bahwa tidak ada rencana atau agenda itu. “Yang ada adalah acara penerimaan tamu dari PT Citraland. Saat ramah tamah muncul permintaan sebagian yang hadir menyaksikan momentum itu lewat streaming di TV, yang sebelumnya mereka lihat di HP masing-masing, “jelas dia.

Soal ekspresi kegembiraan, diakui Muhibbin itu bersifat spontanitas, karena mendengar kader NU mendapat rekom PDI-P.
“Hal yang sama juga pernah terjadi di Kantor PBNU saat pengumuman capres. Inipun sempat digoreng oleh kelompok yang tidak suka, “pungkas dia.(dhi)

Loading...

baca juga