Surabaya,(DOC) – Kota Surabaya mulai pulih pascademonstrasi yang merusak fasilitas publik, untuk menjaga kondusifitas, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Surabaya mengajak warga bergotong royong lewat pemasangan 100 spanduk “Jogo Suroboyo” di 31 kecamatan dan sejumlah jalan protokol.
Ketua FPK Surabaya, Hoslih Abdullah atau Cak Dullah, mengatakan inisiatif ini wujud kepedulian 27 suku bangsa yang tinggal di Surabaya.
“FPK bertekad menjaga kondusifitas kota. Kami ingin warga tetap guyub, rukun, bersaudara, dan berani menjaga Surabaya,” ujarnya.
Menurutnya, pesan singkat seperti “Guyub, Rukun Seduluran, Wani Jogo Suroboyo” mudah dipahami masyarakat. Ia berharap spanduk bisa terjaga dengan baik sehingga pesannya terbaca di berbagai sudut kota.
Cak Dullah juga menyebut langkah FPK sejalan dengan imbauan Wali Kota Eri Cahyadi. Wali Kota kerap mengingatkan pentingnya gotong royong dan persaudaraan antarwarga.
Selain spanduk, FPK rutin melakukan sosialisasi program pemerintah hingga tingkat kecamatan. Mereka juga mendukung pembentukan Pasukan Pengamanan Masyarakat (PAM Swakarsa) untuk meningkatkan partisipasi warga menjaga keamanan lingkungan.
“Segala program pemerintah kami dukung dan kami sinergikan dengan kecamatan di Surabaya,” pungkasnya.(r7)





