
Surabaya, (DOC) – Pendaftaran Pilwali Surabaya hanya di ikuti pasangan calon tunggal, Eri Cahyadi-Armuji. Akibatnya, Pilkada Serentak 2024 berpotensi menghadapi kotak kosong.
Gerakan dukungan kotak kosong atau bumbung kosong pun muncul. Warga yang tergabung dalam Aliansi Relawan Surabaya Maju mendukung bumbung kosong di Kantor KPU Surabaya, Minggu (1/9/2024).
Menanggapi hal ini, Koordinator Divisi Teknis KPU Kota Surabaya, Bakron Hadi, menyatakan bahwa itu bukan ranah KPU, melainkan Bawaslu.
“Ini ranah Bawaslu. Sosialisasi kemarin juga sudah di sampaikan,” ujar Bakron kepada selalu.id, Senin (2/9/2024).
Terkait kampanye hitam, Bakron menegaskan sanksi bisa dikenakan jika ada informasi palsu. Hal ini sesuai UU No. 8 Tahun 2012 tentang Pemilu, pasal 249 ayat (4).
“Kalau kampanye negatif, biasanya menyoroti kekurangan lawan,” jelas Bakron.
Bakron menambahkan, pendaftaran Pilwali Surabaya di perpanjang mulai hari ini, (2/9/2024). Untuk jadwal perpanjangan ini akan berakhir pada tanggal 4 September mendatang.
“Perpanjangan ini sampai tanggal 4 September. Sosialisasi tentang perpanjangan sudah di lakukan,” tutupnya. (r6)





