Medan,(DOC) – Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengingatkan kader yang menjabat kepala daerah di Sumatera Utara untuk menghindari kebijakan tidak populis. Ia menegaskan, setiap keputusan harus pro rakyat dan memberi manfaat nyata.
Pesan tersebut di sampaikan Dasco saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Partai Gerindra Sumut di Hotel Emerald Garden, Medan, Sabtu (9/8/2025).
“Seluruh kepala daerah kader Gerindra jangan membuat kebijakan yang tidak populis. Kita harus mengutamakan kebijakan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya dalam rilis media, Senin (11/8/2025).
Menurut Dasco, kebijakan yang tepat akan meyakinkan rakyat bahwa kehadiran pemimpin membawa dampak positif. Ia mengingatkan agar kader tidak euforia dan terus bekerja mendekatkan diri ke masyarakat, baik sebagai anggota DPRD maupun kepala daerah.
Bobby Nasution: Program Pusat Harus Sukses di Sumut
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah pusat. Sebagai kader Gerindra, ia menyebut kepercayaan partai akan di buktikan lewat kinerja yang baik.
Bobby memaparkan progres pelaksanaan program Asta Cita Prabowo-Gibran di Sumut. Salah satunya kebijakan presiden menetapkan harga gabah kering Rp6.500/kg dan jagung Rp5.500/kg.
“Petani menyampaikan kebijakan ini luar biasa dan langsung di rasakan manfaatnya,” kata Bobby.
Selain itu, Pemprov Sumut menargetkan pembangunan 1.700 dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Saat ini, 77 dapur telah beroperasi, dan akhir 2025 di targetkan mencapai 200 dapur.
Untuk program KMP (Koperasi Merah Putih), telah terbentuk 6.110 koperasi di desa atau kelurahan merah putih. Kegiatan ekonomi dari koperasi tersebut sudah berjalan dengan omzet hingga Rp2 miliar.
Program lain adalah Sekolah Rakyat (SR) yang sudah berjalan di Sumut. Salah satunya di Kota Padangsidimpuan, yang memiliki jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK. (r6)





