Giliran Banteng Krembangan Bagi Takjil, Kobarkan Semangat Bung Karno

Giliran Banteng Krembangan Bagi Takjil, Kobarkan Semangat Bung KarnoSurabaya,(DOC) – Suasana Ramadan di kawasan Kota Lama Surabaya semakin hangat dengan hadirnya  kader PDI Perjuangan Kecamatan Krembangan atau Banteng Krembangan yang turun langsung bagi 500 paket takjil kepada masyarakat, Minggu (23/3/2025) sore.

Aksi sosial ini bukan sekadar kegiatan berbagi. Tetapi juga menjadi momentum untuk membumikan semangat gotong royong dan perjuangan ala Bung Karno di tengah masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, jajaran PAC, Ranting, hingga Anak Ranting PDI Perjuangan Krembangan kompak bergotong royong dalam kegiatan ini.

Bacaan Lainnya

Ketua PAC PDI Perjuangan Krembangan, Hariaji, menjelaskan, Kota Lama di pilih oleh Banteng Krembangan untuk bagi takjil, bukan tanpa alasan. Kawasan ini punya nilai historis tinggi sebagai saksi perjuangan kemerdekaan.

“Api perjuangan Bung Karno harus terus menyala. Kota Lama adalah simbol sejarah dan juga karya kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi yang terus membangun dengan semangat kerakyatan,” ujar Hariaji.

Menurutnya, Surabaya adalah kota yang menjadi medan uji semangat kemerdekaan. Ia menegaskan, seluruh kader bergerak dalam satu barisan, satu komando. “Kami satu komando mendukung Ibu Megawati Soekarnoputri. Kegiatan ini bentuk nyata bahwa kader PDI Perjuangan selalu bersama rakyat, menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan pembagian takjil ini juga di gelar secara serentak di lima kecamatan lainnya. “Hari ini ada enam titik pembagian takjil yang dilakukan PAC Mulyorejo, Lakarsantri, Bubutan, Krembangan, Asemrowo, dan Komunitas Juang Srikandi PDI Perjuangan,” ungkap Achmad.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono yang selalu mendampingi gerak langkah partai. “Kami bangga berada di wadah perjuangan sejati rakyat. Mukti utowo mati, satu komando Ibu Megawati Soekarnoputri. Merdeka!” pungkasnya penuh semangat.(rob/r7)

Baca Juga:  Posko PDIP Kenjeran Buka Layanan Masyarakat

 

Pos terkait