Surabaya,(DOC) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjungan spesial ke Kampung Ekoriparian Geblak Jambangan, Surabaya, Kamis (23/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari Susur Sungai Surabaya dalam rangka HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur dan menjadi simbol nyata komitmen pelestarian lingkungan.
Kampung Ekoriparian Jambangan merupakan program unggulan CSR PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Surabaya yang di mulai sejak 2019. Program ini telah berhasil mandiri dan bahkan menjadi proyek percontohan pengelolaan lingkungan yang menarik perhatian, termasuk dari mancanegara. Rombongan universitas asal Thailand di jadwalkan akan berkunjung pada Desember mendatang.
Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah di dampingi oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Jatimbalinus, Ahad Rahedi, serta tokoh lokal sekaligus Local Hero, Mujiono. Ia meninjau langsung Instalasi Pengolahan Air Sungai (IPAS), inovasi yang mampu menyaring air sungai menjadi lebih bersih dan bisa di manfaatkan warga.
“Inovasi seperti IPAS ini luar biasa. Ini bentuk pemanfaatan air sungai secara cerdas dan berkelanjutan,” puji Gubernur Khofifah.
Selain IPAS, kampung ini juga memiliki Bank Sampah Girli, kelompok batik eco-print Simama, Green Cafe sebagai ruang komunal, hingga Sekolah Aliran Sungai yang mengedukasi warga soal energi terbarukan dengan PLTS sebagai sumber energi IPAS, bagian dari inisiatif Desa Energi Berdikari.
Meski program CSR-nya telah masuk tahap phase out, Kampung Ekoriparian tetap berjalan mandiri dan berkembang berkat kolaborasi kuat warga. Pertamina pun tetap melakukan monitoring untuk memastikan keberlanjutan program.
“Bagi kami, CSR di katakan berhasil jika masyarakat bisa mandiri dan menjadi inspirasi daerah lain,” ujar Ahad Rahedi.
Ketua RT sekaligus Local Hero, Mujiono, mengungkap terima kasih atas program tersebut.
“Terima kasih kepada Pertamina atas pendampingan sejak awal. IPAS adalah bukti bahwa kampung kami bisa bersih, sehat, dan mandiri,” ungkapnya. (r6)





