HMI Lumajang Dukung Penuh Kapolres Usut Curanmor Mahasiswa KKN

HMI Lumajang Dukung Penuh Kapolres Usut Curanmor Mahasiswa KKNLumajang,(DOC) – Setelah sempat mengultimatum Kapolres untuk mundur, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) se-Kabupaten Lumajang kini memberikan dukungan penuh kepada Polres Lumajang untuk mengusut tuntas 4(empat) pencurian sepeda motor (Curanmor) milik mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN).

Pertemuan antara HMI dan Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, pada Senin (11/8/2025) mengubah desakan mundur menjadi dorongan transparansi penyelidikan.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, HMI Lumajang melalui siaran pers di media sosial pada Sabtu (9/8/2025) memberi ultimatum 3×24 jam kepada Kapolres untuk mengundurkan diri jika kasus tidak terungkap.

“Kami mendesak Kapolres Lumajang mundur karena gagal memberi rasa aman kepada masyarakat,” kata Ketua HMI Lumajang, Intan Nuriyani, dalam pernyataan sebelumnya.

Setelah audiensi, HMI mengajukan tiga tuntutan:

  1. Pengungkapan tuntas kasus curanmor mahasiswa KKN.
  2. Transparansi proses penyelidikan.
  3. Pernyataan tegas Kapolres soal komitmen pemberantasan curanmor.

HMI juga memberi tiga rekomendasi peningkatan keamanan:

  • Pengoptimalan peran Bhabinkamtibmas.
  • Pembentukan pos bantuan hukum (posbakum) di setiap kecamatan.
  • Pelaksanaan siskamling di setiap desa.

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar menyambut positif dukungan HMI. Ia menegaskan pihaknya telah melakukan langkah tegas terhadap pelaku curanmor.

“Polres Lumajang mendapat dukungan untuk menindak tegas pelaku, khususnya kasus mahasiswa KKN di Ranuyoso dan Tempeh,” ujar Alex.

Ia memastikan upaya pengejaran terus dilakukan. “Mohon doanya, pelaku segera tertangkap. Kami pastikan penindakan tegas terhadap pelaku curanmor di Lumajang,” tegasnya.(r7)

Baca Juga:  Bupati Lumajang Lepas 307 Peserta Porseni ke Tingkat Provinsi

Pos terkait