D-ONENEWS.COM

Kandungan Klorin di Kalimas Naik Selama Masa Pandemic Covid-19

Foto: pengerukan sungai Kalimas(dok)

Surabaya,(DOC) – Peneliti Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi lahan basah, Ecoton, menemukan peningkatan jumlah polusi jenis klorin yang mencemari sungai Kalimas Surabaya. Ditengarai klorin ini merupakan salah satu bahan untuk membuat disinfektan.

Berdasarkan hasil pemantauannya, selama masa pandemic Covid-19, kandungan klorin di Sungai Kalimas naik tajam.

“Dipantau sejak 16 April lalu. Peningkatan klorin 0,17 PPM(part permillion),” ungkap Eka Chlara Budiarti, peneliti Ecoton

Penelitian dilakukan lagi pada 7 Juli dan hasilnya kandungan klorin di Sungai Kalimas sebesar 0,20 PPM.

“Hari ini, Kamis(9/7/2020), kandungannya juga meningkat lagi menjadi 0,48 PPM. Kalau standardnya kandungan klorin air bersih yang digunakan pada manusia tidak boleh melebihi batas 0,03 PPM,” tambahnya.

Selain klorin, hasil uji total dissolved solid(TDS), atau kandungan ion-ion dan logam berat yang terlarut juga mengalami kenaikan hingga mencemari air sungai.

Standar TDS di sungai Kalimas tidak boleh melebih 500 PPM, namun kini mencapai 3100 PPM yang sangat berbahaya digunakan manusia.(hadi)

Loading...

baca juga