Lumajang, (DOC) – Untuk percepatan target vaksinasi di Kabupaten Lumajang, Bupati Lumajang Thoriqul Haq akan membuka gerai vaksinasi yang ditempatkan di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang.
Pelaksanaan vaksinasi di Pendopo Arya Wiraraja dilakukan pada malam hari. Kegiatan dilakukan untuk kalangan masyarakat yang tidak memiliki waktu untuk melakukan vaksin pada pagi dan siang hari.
“Di Pendopo bisa dipakai, kita siapkan vaksinasi di malam hari. Saya akan langsung pantau,” Ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq.
Bupati menyampaikan, target vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Lumajang. Target vaksinasi merujuk pada level 1 dengan target vaksinasi sasaran masyarakat umum sebanyak 18.610 per hari dalam waktu 7 hari.
Sedangkan untuk vaksinasi sasaran lansia sebanyak 7.034 per hari selama 10 hari.
“Saya berharap dalam waktu itu mencapai terget di atas 70% untuk umum dalam 7 hari, dan 10 hari untuk capaian sasaran lansia,” ujarnya.
Target tersebut dijelaskan bupati, sudah dibagi kepada seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Lumajang sesuai dengan capaian vaksinasi yang dilakukan sebelumnya.
Saat ini Capaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Lumajang masih berada pada 50,9%, sedangkan untuk capaian vaksinasi lansia 26%. Hal itu menjadikan Kabupaten Lumajang berada pada level 3 PPKM sesuai dengan Inmendagri Nomor 57 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, level 2 dan level 1 Covid-19 di Jawa dan Bali.
Untuk itu, bupati bersama jajaran Forkopimda Lumajang akan memantau langsung pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Ini kita butuh percepatan lagi, dalam satu dua minggu ini harus benar-benar kita lakukan, kami (Forkopimda, red) akan terus memantau langsung keadaan ini, ini akan menjadi tolak ukur kinerja bersama,” ungkap Thoriqul Haq.
Untuk memastikan percepatan vaksinasi berjalan baik, Cak Thoriq sapaan akrab bupati juga meminta jajaran camat untuk melaporkan setiap capaian setiap harinya.
“Saya minta semua camat menyampaikan hasil vaksinasi per harinya dilaporkan langsung ke nomor handphone saya setiap jam 10 pagi,” imbuhnya.
Selain itu, Cak Thoriq juga meminta agar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang memastikan ketersediaan dosis vaksin pada masing-masing puskesmas.(Imam)





