Komisi B Setujui Penambahan Unit Damkar Khusus, Dianggarkan di APBD 2023

Surabaya,(DOC) – Komisi B DPRD kota Surabaya menyetujui penambahan mobil pemadam kebakaran (Damkar), berikut sarana prasarananya. Seiring maraknya insiden kebakaran yang terjadi di Surabaya belakangan ini.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno mengatakan, pengajuan pembelian unit mobil Damkar sudah di setujui oleh pihak dewan. Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya dapat menambah armadanya, berupa 1 unit Heavy Foam Truck, dan 1 mobil SCBA (Self Contained Breathing Apparatus).

Bacaan Lainnya

“Heavy Foam Truck adalah mobil pemadam kebakaran dengan spesifikasi khusus. Yaitu memadamkan api yang membakar bahan-bahan mengandung minyak, yang sulit di padamkan kalau menggunakan air,” ungkap Anas Karno.

Lebih lanjut kata Anas, Heavy Foam Truck sangat berguna untuk mengatasi kebakaran seperti di tempat produksi cat, tinner, atau tempat-tempat penyimpan zat kimia lainnya. Kemudian kebakaran POM Bensin, mobil tangki minyak atau kebakaran mobil.

“Ini sangat berbahaya jika tidak segera di padamkan apinya. Apalagi kalau lokasinya berada di pemukiman warga,” tambahnya.

Sementara itu mobil SCBA berfungsi sebagai tempat pengisian tabung pernafasan bagi petugas Damkar. Ketika petugas masuk gedung untuk operasi pemadaman api. Atau untuk penyelamatan korban yang terjebak di dalam gedung yang sedang terbakar.

“Menurut pihak Dinas PMK, setiap tabung hanya berkapasitas 15 menit pakai. Selama ini mereka menggunakan alat yang di modifikasi sendiri, sehingga pengisian tabung tidak maksimal,” kata Anas.

Alat modifikasi yang di gunakan Damkar selama ini, sambung Anas, hanya mampu mengisi satu tabung saja. Sedangkan kalau menggunakan mobil SCBA bisa 10 tabung sekali isi.

“Penambahan sarana prasarana tersebut nilainya sekitar Rp 33,5 milyar yang di anggarkan melalui RAPBD Tahun 2023. Sedangkan RAPBD 2023 saat ini sudah masuk dalam tahap pembahasan akhir oleh Badan Anggaran yang selanjutnya di jadwalkan di sahkan menjadi APBD pada tanggal 10 November 2022,” ujarnya.

Baca Juga:  Capaian PAD Parkir Turun, Komisi B Anggap Tak Realistis

Legislator dari Fraksi PDIP Surabaya ini berharap, penambahan unit mobil Damkar tersebut, bisa di gunakan secara maksimal untuk mengatasi musibah kebakaran. “Sehingga kehadirannya sangat terasa manfaatnya bagi warga Surabaya. Dalam upaya membantu proses pemadaman api,” tandasnya.

Selain itu, bisa juga untuk meminimalisir dampak materiil maupun korban jiwa ketika kebakaran terjadi. “Baik itu korban dari warga atau dari petugas PMK sendiri,” pungkasnya.

Seperti di ketahui, kebakaran hebat telah menimpa perkampungan padat penduduk di Jalan Kedondong II Kelurahan Tegalsari Kecamatan Tegalsari, Sabtu(5/11/2022) dini hari.

Kejadian ini menambah daftar panjang peristiwa kebakaran di Surabaya sepanjang bulan Januari hingga September 2022, terhitung 530 kejadian.

Pada peristiwa kebakaran di Jalan Kedondong II tersebut, mengakibatkan 14 Kepala Keluarga (KK) terpaksa kehilangan tempat tinggalnya dan harus mengungsi ke Balai RW setempat.(r7)

 

Pos terkait