
Surabaya, (DOC) – Konsul Jenderal (Konjen) Jepang di Surabaya, Takeyama Kenichi, mengakhiri masa tugasnya di Kota Pahlawan. Sebelum kembali ke Tokyo pada 24 Maret 2025, ia berpamitan kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di ruang kerja wali kota pada Selasa (18/3).
Dalam pertemuan itu, Wali Kota Eri menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin selama empat tahun. Ia juga menegaskan bahwa hubungan antara Surabaya dan Jepang akan terus berjalan.
Selain berpamitan, Konjen Takeyama menyampaikan kebutuhan tenaga kerja teknis di sektor konstruksi di Jepang. Menanggapi hal ini, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk menindaklanjutinya.
“Kami akan terus berkomunikasi agar peluang ini bisa di manfaatkan,” ujar Eri.
Di samping itu, Pemkot Surabaya juga berencana melanjutkan kerja sama dengan Kota Kitakyushu. Fokus utama kerja sama ini adalah pengelolaan sampah, terutama sistem pemilahan dari masyarakat, hotel, restoran, dan pusat perbelanjaan sebelum di buang ke TPA Benowo.
Meski Takeyama tidak lagi bertugas di Surabaya, komunikasi dengan Pemkot akan tetap terjalin. “Setelah ini, beliau akan bekerja di sektor privat, tetapi hubungan antara Surabaya dan Jepang tetap berlanjut,” kata Eri.
Takeyama sendiri mengungkapkan rasa kagumnya terhadap Surabaya, terutama kebersihan kota dan keramahan warganya.
“Ketika pertama kali datang, saya langsung melihat Surabaya sebagai kota yang bersih. Saya juga merasakan kehangatan warganya. Saya pasti akan merindukan kota ini,” ungkapnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan seluruh jajaran Pemkot Surabaya atas dukungan selama masa tugasnya. (r6)





