D-ONENEWS.COM

Kreatif Warga, Kain Bekas Dibentuk Menjadi Hiasan Bunga

Lumajang,(DOC) – Tak hanya indah, bunga hias yang satu ini juga ramah lingkungan karena memanfaatkan limbah kain. Seperti dilakukan Rieza Permata Jayanti dalam mengembangkan bisnis kerajinan tangannya membuat bunga dari limbah kain.

Selain itu, ia juga membuat tempat celengan, dompet, bunga toplet yang terbuat dari i kain flanel. Rieza asal Jalan Durian RT 04 RW 6 Gang Mushola, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang yang membuat berbagai macam bunga dari kain bekas sejak tahun 2012 silam.

“Awalnya saya belajar sendiri membuat bunga dari bahan limbah kain bekas dan kain planel,” ujar Rieza Permata Jayanti aat ditemui di rumahnya, Kamis (19/11/2020).

Setelah itu ia mulai menerima banyak pesanan dari teman-teman dan saudaranya.

Rieza sendiri mempunyai beragam model, ukuran, dan warna. Seperti bunga mawar, bunga matahari, bunga anggrek, bunga tunik, dan lain-lain. Kerajinan ia sendiri mempunyai standar premium dengan bentuk yang sangat mirip bunga aslinya.

“Dari bahan saya pakai yang kualitasnya bagus, tidak mudah rusak, dan warna yang beragam. Wraping Papernya juga bervariasi, tidak hanya model polos saja,” tuturnya.

Selain itu Rieza juga bisa membuat tempat celengan, dompet, dan lain lain dari kain flanel. Untuk harga, ia menjual Rp 35 ribu sampai 50 ribu per tangkai. Sedangkan tempat celengan, bunga toples, dompet yang terbuat dari kain flanel harga 20 ribu yang paling mahal 50 ribu.

“Harga mahal melihat sesuai ukuran,” ujarnya.

Menurut Rieza, proses pembuatan bunga dari kain bekas yang sangat mirip dengan bunga asli ini sangat rumit. Belum lagi warna yang harus disesuaikan permintaan pemesan.

“Rata-rata pelanggan memesan untuk kado ulang tahun, kado pernikahan, dan juga untuk buket bunga pernikahan,” imbuhnya.

Hasil kerajinan ia buat banyak pesanan dari luar kota seperti Batam, Bandung, Jember, Mojokerto, Malang.

Dimasa Pandemi Covid-19 inilah perekonomian terutama UMKM, harus terus berjalan. salah satu pengarajin bunga dari kain bekas terus membuat bunga dan lain-lain untuk memenuhi permintaan pelanggan.

“Namun selama Pandemi Covid-19 pemesan mulai menuru, sebelumnya rame dan lancar dan banyak pesanan dari luar kota,” pungkas Rieza. (imam)

Loading...

baca juga