Pemkab Lumajang Gelontorkan Hibah Rp2 Miliar Lewat KONI di RAPBD 2027

Pemkab Lumajang Gelontorkan Hibah Rp2 Miliar Lewat KONI di RAPBD 2027

Lumajang, (DOC) – Kabar segar menghampiri dunia olahraga Kabupaten Lumajang. Pemkab Lumajang memplot anggaran hibah sebesar Rp2 miliar penuh untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lumajang dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2027.

Bacaan Lainnya

Skema baru ini diproyeksikan akan mengakhiri tradisi pengurus cabang olahraga (cabor) yang kerap merogoh kantong pribadi demi membiayai latihan atlet.

Rencana penganggaran ini dibahas mendalam dalam rapat Komisi D DPRD Lumajang bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lumajang, Selasa (27/10/2026).

Ketua Komisi D DPRD Lumajang, Supratman, menegaskan bahwa mulai 2027 seluruh dana pembinaan akan dikembalikan pengelolaannya ke KONI sebagai induk organisasi, lalu diteruskan ke tiap cabor.

Langkah ini diambil untuk memangkas birokrasi pencairan yang selama ini dinilai memperlambat pembinaan.

“Dana pembinaan cabor akan dikembalikan ke KONI. Nantinya, KONI yang mendistribusikan kepada masing-masing cabor,” ujar Supratman.

Perubahan skema ini tergolong signifikan jika dibandingkan dengan APBD 2026. Kala itu, meski total anggaran pembinaan atlet bernilai sama yakni, sekitar Rp2 miliar KONI hanya mengelola Rp250 juta.

Sisa anggaran dialokasikan di Dispora dalam bentuk program kegiatan, sehingga pengurus cabor harus repot mengajukan proposal dan menanti proses administrasi yang panjang.

Akibatnya, tak sedikit pengurus cabor yang terpaksa memakai dana pribadi agar program pembinaan dan partisipasi turnamen atlet tidak terhenti di tengah jalan.

“Rupanya, ketua cabor tetap menjalankan kegiatan sebelum dana cair. Artinya, kegiatan itu ditalangi terlebih dahulu,” beber legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Melalui peralihan penuh ke dana hibah KONI di RAPBD 2027, pencairan diharapkan jauh lebih cepat dan fleksibel. Atlet pun bisa mendapatkan waktu serta kepastian dukungan pendanaan yang memadai untuk berlatih.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dispora Lumajang, Zainur Rofik, membenarkan bahwasanya pengalokasian hibah Rp2 miliar tersebut tengah diproses untuk tahun anggaran 2027.

Baca Juga:  Pemkab Lumajang Gelontorkan Rp288,9 Juta untuk Rehabilitasi Pasar Klojen

“Iya betul, masih proses penganggaran 2027. Hibah memang tidak bisa langsung ke cabor, harus lewat induk organisasi (KONI),” jelas Zainur via pesan singkat WhatsApp.

Zainur optimistis skema terarah ini menjadi bahan bakar utama bagi para atlet Lumajang untuk menggenjot prestasi secara maksimal, khususnya dalam menatap ajang bergengsi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mendatang.

Pos terkait