D-ONENEWS.COM

Oksigen Menipis RSUD dr Hariyoto Sementara Tak Terima Pasien Covid-19

Lumajang,(DOC) – Rumah Sakit Umum dr Hariyoto Lumajang menghentikan sementara pasien rujukan Covid-19 sekaligus menutup sementara layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) mulai, Minggu(25/7/2021) kemarin.

Hal ini karena persediaan oksigen mulai menipis dan kapasitas ruangan hampir penuh serta kurangnya tenaga kesehatan (Nakes).

Direktur RSUD dr Haryoto Lumajang, dr Halimi Maksum mengatakan, Untuk sementara IGD tutup, termasuk non Covid-19 kecuali maternal. “Untuk kasus kecelakaan dan sebagainya yang terlanjur masuk akan diarahkan ke rumah sakit sekitar,” katanya.

Halimi menjelaskan, IGD RSUD Hariyoto akan menggunakan pola buka tutup, dimana kalau ID sudah kosong maka akan dibuka kembali karena saat ini IGD sudah menjadi area Covid-19. “Karena IGD sudah jadi area Covid-19. Rencananya nanti akan desinfeksi kalau pasien habis kemudian akan dibuka kembali,” terang Halimi.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang dr Bayu Wibowo Ignasius mengatakan, dengan menipisnya persediaan oksigen ini disebabkan karena pasokan yang tidak seimbang dengan meningkatnya pasien Covid.

“Jumlah pasien tidak diimbagi dengan ketersediaan pasokan atau produksi oksigen sedangkan saat ini yang menyuplai oksigen harus Samator, tidak ada yang lain,” ungkapnya.

Lanjut Bayu, di RSUD dr Haryoto 88 persen. Artinya ketersediaan tempat tidur isolasi untuk pasien Covid-19 di RSUD dr Haryoto masih ada akan tetapi tidak bisa menerima pasien baru lagi karena keterbatasan tabung oksigen.(imam/r7)

Loading...

baca juga