D-ONENEWS.COM

PDAM Terapkan Pembayaran Rekening Air Online Secara Penuh, Hapus Juru Tagih

Surabaya,(DOC) – Mengurangi kebocoran, PDAM Surya Sembada Kota Surabaya menetapkan pembayaran tagihan rekening air melalui online realtime. Program ini mulai berjalan sejak November 2013 lalu dan di terapkan sepenuhnya pada bulan ini.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, Arief Wisnu Cahyono menyatakan, bahwa pilihan metode pembayaran kini lebih beragam. Pelanggan dapat melakukan pembayaran lewat perbankan, PPOB, atau secara tunai melalui Kantor Pos, Minimarket dan E-Commerce.

“Pembayaran online ini di berlakukan PDAM Surabaya. Sehingga kami tidak bekerja sama dengan juru tagih dan semua pembayaran via online,” ungkap Arief dalam keterangan persnya di gedung PDAM Surya Sembada Surabaya, Senin (26/9/2022).

Dengan kemudahan ini, lanjut Arief, PDAM berharap para pelanggan dapat membayar tepat waktu sesuai periode. Hal ini, lantaran untuk menghindari adanya denda keterlambatan. Terkait waktu pembayaran, terdapat dua periode yakni periode bayar 1 pada tanggal 1 hingga 15. Untuk periode 2, pembayaran dapat di lakukan pada tanggal 16 hingga akhir bulan.

Untuk denda keterlambatan berdasarkan Peraturan Perusahaan no 6 tahun 2002 tentang Pedoman Pembayaran Rekening Air dan Non-Air, yakni tagihan sampai dengan Rp 50.000 adalah sebesar Rp 7.500. Sedangkan tagihan di atas Rp 50.000 di kenakan sebesar 15 persen dari nilai tagihan.

“Memang beberapa hari ini ada keluhan soal tunggakan dan denda, karena kami sedang melakukan perubahan format dari struk penagihan. Karena yang di maksud denda sebenarnya bisa jadi itu tunggakan,” kata Arief.

Ia menjelaskan, pengenaan denda yang pembayarannya melalui online akan di tetapkan otomatis melalui sistem pada H+1 setelah akhir periode.

Menurutnya, saat ini 98 persen pelanngan PDAM Surabaya telah menggunakan perbankan. Kini, masyarakat yang melakukan pembayaran secara tunai sudah mulai mengurang.

“Masih ada yang pakai jasa juru tagih. Tapi itu kita evaluasi dan memeriksa juga di mana lokasinya. Karena kan kami juga tidak mau pelanggan mengalami kerugian,” pungkas Arief.(robby)

Loading...

baca juga