Lumajang, (DOC) – Kabar gembira datang dari Kabupaten Lumajang. Angka kemiskinan di daerah ini terus mengalami penurunan signifikan dalam lima tahun terakhir. Pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras pemerintah daerah dan dukungan penuh masyarakat Lumajang.
Pj. Bupati Lumajang, Indah Wahyuni, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan ini.
“Penurunan angka kemiskinan ini adalah buah dari kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Bunda Yuyun.
Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk miskin di Lumajang pada Maret 2024 tercatat 91.050 jiwa. Menjadi turun 2.770 jiwa di bandingkan tahun sebelumnya.
Jumlah ini turun dari 93.820 jiwa pada Maret 2023 menjadi 91.050 jiwa, dengan persentase penurunan sebesar 0,28%. Sebelumnya, Lumajang juga mencatat penurunan angka kemiskinan sebesar 0,13%.
Bunda Yuyun menekankan bahwa penurunan angka kemiskinan ini merupakan hasil dari kerja keras bersama antara seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat Lumajang.
“Ini adalah hasil dari kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Bunda Yuyun dalam unggahan media sosialnya.
Lumajang Capai Angka Terendah
Data yang di rilis menunjukkan bahwa persentase penduduk miskin di Lumajang pada tahun 2024 mencapai angka terendah dalam lima tahun terakhir, yakni 8,65%. setara dengan Jawa Timur dan sedikit lebih rendah di bandingkan angka nasional yang tercatat sebesar 9,79%.
Bunda Yuyun juga menegaskan bahwa meskipun angka kemiskinan terus menurun, pemerintah daerah tidak akan berhenti di sini.
“Masih banyak program strategis yang akan kami jalankan untuk memastikan kesejahteraan masyarakat Lumajang semakin meningkat. Dan angka kemiskinan terus ditekan,” tuturnya.
Komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi kemiskinan ini di wujudkan melalui berbagai program. Baik di sektor pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Bunda Yuyun berharap, ke depan, upaya ini akan semakin mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lumajang.
Infografik yang di bagikan juga menunjukkan bahwa dalam lima tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin ekstrem di Kabupaten Lumajang telah berkurang secara signifikan, dengan penurunan sebesar 20.360 jiwa dari tahun 2020 hingga 2024. Pada tahun 2024, angka kemiskinan ekstrem di Lumajang bahkan mencapai 0 jiwa. Menunjukkan capaian luar biasa dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem.
Adapun rincian Grafik Penurunan Persentase Penduduk Miskin 2020-2024 sebagai berikut:
Tahun 2020: Lumajang mencatat persentase penduduk miskin sebesar 9,87%, lebih tinggi di bandingkan angka kemiskinan nasional yang mencapai 9,78% dan Jawa Timur 11,09%.
Tahun 2021: Persentase kemiskinan Lumajang naik tipis menjadi 10,05%. Sementara angka kemiskinan nasional dan Jawa Timur masing-masing berada di 10,14% dan 11,40%.
Tahun 2022: Persentase kemiskinan Lumajang turun signifikan menjadi 9,06%. Di mana angka nasional tercatat 9,54% dan Jawa Timur 10,38%.
Tahun 2023: Penurunan terus berlanjut, dengan Lumajang mencatatkan persentase kemiskinan sebesar 8,93%. Lebih rendah di bandingkan nasional yang mencapai 9,36% dan Jawa Timur 10,93%.
Tahun 2024: Angka kemiskinan Lumajang mencapai 8,65%. Setara dengan Jawa Timur dan sedikit lebih rendah dibandingkan angka nasional yang tercatat sebesar 9,79%. (Imam)