Perbaikan 11 Titik Jalan Rusak di Lumajang Dimulai, Gunakan Dana Efisiensi

Perbaikan 11 Titik Jalan Rusak di Lumajang Dimulai, Gunakan Dana EfisiensiLumajang,(DOC) – Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menunjukkan keseriusannya dalam membenahi infrastruktur jalan yang rusak. Melalui kebijakan efisiensi anggaran, Pemkab berencana memperbaiki 11 titik jalan rusak yang tersebar di berbagai wilayah strategis di Lumajang.

Langkah nyata ini ditandai dengan peninjauan langsung oleh Bupati Lumajang, Indah Amperawati, di dampingi Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma, ke sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan parah pada Kamis (10/4/2025).

Bacaan Lainnya

Sebelas titik jalan yang menjadi fokus perbaikan mencakup wilayah:

  • Desa Krasak Pandansari,
  • Desa Grobogan dan Curahpetung,
  • Klakah dan Sawaran Kulon,
  • Ranu Bedali dan Tegalsono,
  • Kebonan Curahpetung,
  • Pajarakan dan Ledoktempuro,
  • Umbul dan Pajarakan,
  • Padang Kalisemut,
  • Mojo dan Knongo,
  • Gesang dan Tumpeng, serta
  • Sumberwuluh dan Gunungsawur.

Bupati Indah, yang akrab di sapa Bunda Indah, menegaskan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk memastikan titik-titik prioritas yang membutuhkan penanganan segera.

“Hari ini kita turun ke lapangan untuk mengecek kondisi jalan yang rusaknya cukup parah. Jalan-jalan lain akan kita lihat secara bertahap,” ungkap Bunda Indah di sela kunjungannya.

Ia menjelaskan bahwa anggaran perbaikan bersumber dari efisiensi belanja daerah, termasuk pemangkasan kegiatan non-prioritas, perjalanan dinas, serta penghematan operasional di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Dana yang kita gunakan ini hasil dari efisiensi. Kita geser anggaran untuk fokus ke infrastruktur, khususnya jalan. Setelah itu baru kita alokasikan ke sektor kesehatan dan pendidikan. Tapi sekarang, yang paling mendesak memang jalan,” tegasnya.

Rencana pengerjaan jalan akan di mulai secara bertahap pada akhir Juni hingga awal Juli 2025, menyesuaikan dengan proses administrasi dan mekanisme lelang yang harus di lalui.

“Paling cepat akhir Juni kita mulai, karena harus melalui proses tender dan tahapan teknis lainnya,” tambahnya.

Utamakan Infrastruktur demi Mobilitas dan Ekonomi

Sementara itu, Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma menekankan pentingnya pemilihan prioritas pembangunan yang tepat, mengingat keterbatasan anggaran daerah.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Minta Perhutanan Sosial Belajar ke Kabupaten Lumajang

“Kita harus jeli memilih titik mana yang harus segera di selesaikan. Banyak PR yang harus di tangani, tapi kita dahulukan yang paling rusak dan paling berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa perbaikan infrastruktur ini bukan hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga menyangkut kelancaran aktivitas ekonomi warga.

“Kami akan terus berupaya maksimal agar akses masyarakat tidak terganggu, dan roda perekonomian tetap berputar dengan baik,” pungkas Yudha.

Dengan adanya langkah konkret ini, masyarakat Lumajang diharapkan bisa segera merasakan manfaat dari infrastruktur jalan yang lebih layak, aman, dan menunjang mobilitas harian mereka.(imam)

Pos terkait