D-ONENEWS.COM

Percepatan Vaksinasi, Komisi B Usulkan Lima Rekomendasi Pemutakhiran Aplikasi Pendaftaran

Surabaya,(DOC) – Guna memenuhi target vaksinasi tuntas sebelum Agustus,
Pemkot Surabaya gencar melaksanakan percepatan vaksinasi Covid-19 khusus warga berusia 18 tahun ke atas melalui online.

“Saya mengapresiasi kerja keras Pemkot Surabaya yang memfasilitasi vaksin warganya melalui pendaftaran online. Masyarakat lebih mudah untuk mendaftar dan tidak perlu mengisi formulir di kertas lagi,” ujar anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Alfian Limardi, Rabu (7/7/2021).

Dia mengatakan, meskipun aplikasi ini bagus tapi perlu dievaluasi. Pertama, jadwal kehadiran peserta vaksin jangan dibuat rentang waktu terlalu panjang karena berpotensi penumpukan peserta. Jadwal peserta perlu dirinci hingga ke menitnya dan ada urutan nomor antrean. Terpenting hanya peserta yang menunjukkan bukti pendaftaran yang akan dilayani.

“Tujuan program ini kan diharapkan dapat menyudahi pandemi Covid-19. Jangan sampai penumpukan antrean membuat klaster,” ungkap dia.

Kedua, lanjut politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya, jika peserta vaksin berhalangan hadir pada waktu yang sudah dijadwalkan, peserta wajib mengisi form konfirmasi ketidakhadirannya. Lantaran peserta yang tidak hadir dan tidak konfirmasi akan memperlambat proses vaksinasi.

Ketiga, mendorong aplikasi yang “One ID One Vaccine”. Aplikasi dapat mendeteksi apakah peserta vaksin sudah mendaftar di komunitas tempat lain atau sudah menerima vaksin. Misalnya bagi yang sudah terdaftar di Program Vaksinasi Gotong Royong tidak dapat mendaftar di bit.ly dan halodoc.

“Keempat, perlu ada kategori disabilitas dan non disabilitas. Ini agar memudahkan teman-teman kita dari kelompok disabilitas yang ingin vaksin tidak perlu berdesak-desakkan dengan kelompok non disabilitas atau bila perlu nakes datang ke rumahnya,”ungkap Alfian.

Dia juga memastikan bahwa server vaksin harus dalam keadaan prima agar petugas pcare dapat memfilter warga sebagai syarat vaksin tidak mengalami gangguan.

“Yang tidak kalah penting adalah memastikan server vaksin harus dalam keadaan prima atau stabil sehingga petugas pcare dapat memfilter dan memverifikasi warga sebagai syarat vaksin tidak mengalami gangguan. Jangan sampai NIK dengan nama yang tertulis berbeda. Dan harapannya agar tidak terjadi keterlambatan update status vaksinasi tahap 1 dan 2,”tandas dia.

Warga Surabaya usia +18 tahun bisa mendaftar vaksinasi dengan melalui laman http://bit.ly/pendaftaranvaksin18tahun. Nantinya peserta akan mendapat SMS dan diminta untuk mengunduh dan mengisi form diaplikasi Halodoc untuk mempermudah penentuan lokasi vaksinasi berdasarkan n domisili warga.(r7/dhi)

Loading...

baca juga