
Surabaya, (DOC) – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia, Pokja Wartawan Taman Surya (Potas) Surabaya mengadakan berbagai lomba tradisional. Acara ini berlangsung di Gedung Eks Kantor Humas Pemkot Surabaya, pada Senin (19/8/2024).
Perlombaan yang di adakan meliputi lomba makan kerupuk, lari kelereng, dan lomba mengisi air dalam botol dengan mata tertutup.
Para wartawan yang bekerja di lingkungan Pemkot Surabaya, bersama dengan sejumlah karyawan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, turut serta dalam perlombaan ini.
Ketua Potas Surabaya, Roby Julianto, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan di antara wartawan yang sehari-hari bekerja di lingkungan Pemkot Surabaya.
“Kami ingin menyambut HUT RI dengan semangat kebersamaan. Lomba-lomba tradisional ini bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas,” ujar Roby, Senin (19/8/2024).
Deretan Lomba
Lomba makan kerupuk menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Peserta berusaha dengan antusias menghabiskan kerupuk yang tergantung, meskipun seringkali menghadapi tantangan karena kerupuk yang terus bergerak. Sorak sorai dari penonton semakin menyemangati para peserta.
Lomba lari kelereng, di sisi lain, menguji kesabaran dan konsentrasi para peserta. Dengan sendok di mulut dan kelereng di atasnya, peserta berusaha berjalan secepat mungkin tanpa menjatuhkan kelereng. Perlombaan ini membutuhkan keseimbangan dan ketenangan.
Lomba yang tidak kalah seru adalah mengisi air ke dalam botol dengan mata tertutup. Peserta harus mengandalkan perasaan untuk mengarahkan air ke botol tanpa melihat. Tumpahan air yang sering terjadi justru menjadi hiburan bagi para penonton.
“Kami sangat senang melihat antusiasme para peserta. Ini menunjukkan bahwa meskipun sibuk, kita tetap ingin merayakan Hari Kemerdekaan,” tambah Roby.
Roby berharap, perlombaan ini dapat mengingatkan pentingnya merayakan Hari Kemerdekaan dengan penuh kebersamaan dan suka cita.
“Perayaan HUT ke-79 RI ini bukan hanya sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai ungkapan rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia,” tutupnya. (r6)





