Rapat Kerja Bunda PAUD Fokuskan Program Tepat Sasaran

Rapat Kerja Bunda PAUD Fokuskan Program Tepat Sasaran

Surabaya,(DOC) – Pemerintah Kota Surabaya bersama Bunda PAUD Surabaya menggelar Rapat Kerja Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Surabaya dengan tema Sinergi Partisipasi Semesta Guna Mewujudkan PAUD Bermutu di Kota Surabaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Sawunggaling, Kamis (29/1/2026), sebagai upaya memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam pembangunan pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berkualitas dan merata.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menegaskan bahwa penyelenggaraan PAUD tidak dapat di bebankan hanya kepada pemerintah. Menurutnya, keberhasilan PAUD bermutu memerlukan sinergi antara pemerintah, keluarga, masyarakat, pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Peran Bunda PAUD sangat penting dalam menumbuhkan kesadaran bahwa PAUD merupakan pondasi dasar pendidikan anak,” ujar Febrina yang akrab di sapa Febri.

Ia menjelaskan, keberadaan Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan kelurahan menjadi jembatan strategis antara kebijakan pemerintah dengan masyarakat. Melalui peran tersebut, pesan tentang pentingnya PAUD dapat tersampaikan secara langsung kepada orang tua, sehingga kesadaran menyekolahkan anak sejak usia dini semakin meningkat.

“Bunda PAUD bukan sekadar pendamping kegiatan, tetapi penggerak di tengah masyarakat, penghubung antara pemerintah, satuan pendidikan, dan keluarga, serta teladan dalam menumbuhkan kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini,” imbuhnya.

Menurut Febri, tanpa peran aktif Bunda PAUD yang dekat dengan masyarakat, kebijakan pendidikan tidak akan berdampak optimal. Keberadaan Bunda PAUD di wilayah membuat program pemerintah benar-benar sampai dan di rasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Melalui peran tersebut, orang tua mulai memahami pentingnya PAUD, pola asuh yang tepat, serta pemenuhan kesehatan dan gizi anak sejak dini,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) RI telah menetapkan berbagai kebijakan strategis, mulai dari pemerataan akses pendidikan, penguatan karakter, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan literasi dan numerasi, hingga pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan.

Baca Juga:  Wali Kota Eri Cahyadi Bidik Predikat Surabaya Kota Sehat 2023

“Semua kebijakan tersebut bertujuan agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” terangnya.

Dampak Nyata

Febri menekankan bahwa keberhasilan program PAUD tidak di ukur dari banyaknya kegiatan, melainkan dari dampak nyata yang di rasakan anak dan orang tua. “Program harus realistis, bisa di laksanakan, dan membawa perubahan positif,” tegasnya.

Melalui rapat kerja ini, seluruh Bunda PAUD di ajak menyusun program kerja yang aplikatif, berkelanjutan, serta sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Program tidak harus besar dan rumit, tetapi tepat sasaran dan memberi manfaat langsung.

Ia juga menyampaikan lima prinsip utama yang perlu menjadi pegangan bersama. Pertama, memastikan program sejalan dengan kebijakan nasional dan Pemkot Surabaya. Kedua, menyusun program berbasis data riil, baik dari Dapodik, data kependudukan, maupun kondisi lapangan.

Ketiga, memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari camat, lurah, kader, PKK, Posyandu, akademisi, media, tokoh masyarakat, organisasi mitra PAUD, hingga dunia usaha melalui program CSR.

Keempat, memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang membutuhkan pendampingan lebih, termasuk anak berkebutuhan khusus, agar PAUD di Surabaya menjadi ruang yang aman, nyaman, ramah, dan inklusif. Kelima, melakukan pemantauan dan evaluasi secara rutin untuk penyempurnaan program ke depan.

Menurut Febri, tantangan PAUD ke depan masih besar, mulai dari pemerataan akses hingga peningkatan mutu layanan dan pendampingan orang tua. Namun dengan kerja sama dan komitmen bersama, ia optimistis Surabaya mampu menjadi kota yang ramah anak dan peduli terhadap pendidikan anak usia dini.

“Kami berharap rapat kerja ini menghasilkan program yang jelas, realistis, dan dapat segera di laksanakan sebagai pedoman Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Surabaya,” pungkasnya. (r6)

Pos terkait