Surabaya,(DOC) – Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghadirkan layanan kesehatan berkelas dunia kembali menuai pengakuan internasional. RSUD Dr. Soetomo resmi masuk dalam jajaran Global Top 101–250 Academic Medical Centre (AMC) versi Brand Finance Global Top 250 Hospitals 2025. Pencapaian ini menempatkan RSUD Dr. Soetomo sebagai salah satu rumah sakit akademik terbaik di dunia.
Brand Finance merupakan konsultan valuasi merek global yang berdiri sejak 1996. Perusahaan ini menjadi konsultan valuasi pertama yang terdaftar di International Valuation Standards Council dan berada di bawah pengawasan Institute of Chartered Accountants in England and Wales. Setiap tahun, Brand Finance merilis pemeringkatan rumah sakit global melalui metodologi Brand Strength Index (BSI). Penilaiannya mencakup tiga pilar utama: pelayanan pasien, riset, serta pendidikan dan pelatihan. Studi ini melibatkan tenaga kesehatan di lebih dari 30 negara.
Dalam laporan tahun 2025, Johns Hopkins Hospital (Amerika Serikat) menempati peringkat pertama berkat reputasi globalnya yang kuat serta dominasi dalam inovasi riset dan pendidikan. Oxford University Hospitals NHS Foundation Trust (Britania Raya) menyusul di posisi kedua setelah melompat 14 peringkat. Sementara Mayo Clinic Health System (AS) berada di posisi ketiga.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia menegaskan bahwa pengakuan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Jawa Timur telah bergerak menuju standar rumah sakit kelas dunia.
“Alhamdulillah, Jawa Timur mulai mendapat pengakuan sebagai World Class Hospital. RSUD Dr. Soetomo berhasil masuk ranking 101–250 dunia. Ini capaian luar biasa,” ujar Khofifah.
Penuhi Standar Global
Khofifah menekankan bahwa RSUD Dr. Soetomo adalah satu-satunya rumah sakit daerah di Indonesia yang masuk dalam daftar 101–250 besar. Menurutnya, hal ini menjadi indikator bahwa RSUD Dr. Soetomo mampu memenuhi standar global dalam tiga aspek yang di nilai Brand Finance.
Di sisi lain, Chairman & CEO Brand Finance, David Haigh, menyebut bahwa membangun kekuatan merek bagi rumah sakit akademik bukanlah tugas mudah. AMC harus unggul dalam layanan pasien, riset, dan pendidikan sekaligus.
“Jika AMC berhasil memperkuat reputasinya, mereka akan menarik lebih banyak pasien, dokter terbaik, dan mahasiswa berkualitas. Hal ini akan memperkuat posisi mereka di panggung global,” jelas Haigh.
Menutup pernyataannya, Khofifah berharap prestasi ini menjadi pendorong bagi seluruh RSUD di Jawa Timur. Ia menargetkan RSUD Dr. Soetomo terus meningkatkan layanan spesialis yang kini menjadi tren dunia, seperti tindakan jantung canggih, elektrofisiologi, bedah saraf, dan transplantasi.
“Semoga capaian ini menginspirasi RSUD lain untuk bersaing di tingkat internasional,” pungkasnya. (r6)





