Sampah Plastik Bunuh Pohon Api-api, Ecoton Bentuk Tim MAGER

Sampah Plastik Bunuh Pohon Api-api, Ecoton Bentuk Tim MAGER

Surabaya,(DOC) – Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah (Ecoton) resmi meluncurkan program Make Mangrove Green Again (MAGER). Program ini bertujuan menyelamatkan mangrove Wonorejo, Surabaya, dari ancaman lilitan sampah plastik yang membunuh pohon-pohon mangrove.

Bacaan Lainnya

Koordinator Program Climate and Mangrove Ecoton, Thara Bening Sandrina, menjelaskan bahwa sampah plastik, terutama tas kresek, terbawa arus Sungai Brantas hingga pesisir Wonorejo. Sampah tersebut tersangkut di perakaran mangrove dan melilit akar, menyebabkan kematian pada jenis mangrove seperti pohon api-api dan bakau tinjang.

“Kami berinisiatif membersihkan akar-akar mangrove dari lilitan sampah plastik. Ini langkah penting agar ekosistem bisa pulih,” ujar Thara, Sabtu (9/8/2025).

Selain pembersihan, MAGER juga menjadi kampanye untuk mengajak masyarakat mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Menurut Rafika Aprilianti dari Ecoton, buruknya sistem pengelolaan sampah di Jawa Timur telah mencemari sungai-sungai dengan plastik dan mikroplastik.


Peluncuran program di lakukan pada Minggu (10/8) saat Car Free Day di depan Kantor TV9 Jalan Darmo Surabaya. Bertepatan dengan acara Gebyar Hari Anak Nasional BK3S Jatim, delapan relawan Ecoton membawa poster bertuliskan “Stop Plastic Pollution, Save Mangrove” dan berorasi mengajak warga berpartisipasi.

“Mangrove melindungi Surabaya dari intrusi air laut dan menjaga seafood di Pantai Timur dari kontaminasi logam berat dan polusi Sungai Brantas,” tambah Thara.

Kegiatan MAGER di lakukan rutin setiap Sabtu dan Minggu. Pada Sabtu (9/8), sebanyak 20 relawan Ecoton berhasil membebaskan tiga pohon api-api dari jeratan plastik. Aksi ini berlangsung pukul 13.00–16.00 WIB.

Relawan asal Kanada, Sharon Dodd, yang ikut bersama suami dan tiga anaknya, menilai pembersihan membutuhkan lebih banyak orang dan peralatan memadai.

“Volume sampah luar biasa banyak. Di butuhkan alat berat, kapak, gunting, dan pengungkit agar pembersihan lebih efektif,” ungkap Sharon. (r6)

Baca Juga:  Satpol PP Surabaya Bantu Warga Pindahan dari Tanah Aset Wonorejo Timur

Pos terkait