Surabaya,(DOC) – PT PLN (Persero) memperluas infrastruktur kendaraan listrik. Terbaru, perusahaan meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Jawa Timur (Jatim), yang berlokasi di halaman PLN UP3 Surabaya Selatan.
SPKLU Center ini memudahkan pengguna kendaraan listrik di Surabaya dan sekitarnya. Pengendara kini dapat mengisi daya dengan mudah. Mereka tidak perlu khawatir mencari lokasi pengisian saat beraktivitas di kota.
Ahmad Mustaqir, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, mengatakan pembangunan SPKLU Center merupakan bagian dari komitmen PLN memperkuat ekosistem transportasi listrik ramah lingkungan.
“SPKLU Center pertama di Jawa Timur hadir di Surabaya. Kota ini strategis, ibu kota provinsi, dan pusat ekonomi wilayah Indonesia Timur,” ujar Ahmad.
SPKLU Center Surabaya menjadi yang keempat di Indonesia. Sebelumnya, PLN membangun dua SPKLU di Jabodetabek dan satu di Yogyakarta.
Di Surabaya, SPKLU Center memiliki 10 slot parkir mobil listrik. Terdapat 4 unit pengisian ultra fast (100–200 kW) dan 2 unit pengisian medium fast (22 kW).
Selain pengisian daya, PLN membangun kawasan SPKLU sebagai ruang publik modern. Tersedia musala, toilet, kafe, dan sport center. Ke depan, kawasan ini akan dilengkapi dengan lapangan padel dan tenis.
“Hingga saat ini, total SPKLU di Jawa Timur mencapai 280 unit. Mereka tersebar di 150 lokasi, termasuk 50 unit di Malang, 41 di Madiun, dan 38 di Surabaya,” tambah Ahmad.
Adi Priyanto, Direktur Retail dan Niaga PLN, berharap SPKLU Center Surabaya menjadi trendsetter. Tujuannya memperkuat ekosistem kendaraan listrik, khususnya di kota metropolitan.
“PLN ingin menyediakan SPKLU di mana-mana. Dengan begitu, pengendara mobil listrik bisa mengisi daya nyaman tanpa antre panjang,” ujarnya.
Langkah ini mempertegas peran PLN dalam mendorong transisi energi bersih. Selain itu, langkah ini mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060. SPKLU Center Surabaya menjadi contoh nyata infrastruktur hijau yang sejalan dengan gaya hidup modern masyarakat perkotaan.(ode/r7)





