
Lumajang, (DOC) – Sebuah drama aksi teatrikal perjalanan wisatawan mancanegara menuju Air Terjun Tumpak Sewu menyedot perhatian ribuan warga dalam Karnaval Kemerdekaan HUT ke-81 RI di Kabupaten Lumajang, Sabtu (29/8/2026).
Rombongan gabungan Dindikbud, Dinas Pariwisata, dan Dispora sukses menyulap rute karnaval menjadi panggung promosi wisata yang interaktif dan kreatif.
Dalam atraksinya, peserta nomor urut 5 tersebut menggambarkan alur perjalanan turis asing yang naik kereta api, turun di Stasiun Klakah, hingga akhirnya menjejakkan kaki di keindahan Tumpak Sewu, Kecamatan Pronojiwo.
Pendekatan naratif ini menjadi ajang promosi segar untuk menunjukkan betapa mudahnya akses menuju destinasi unggulan Lumajang bagi wisatawan lokal maupun luar negeri.
Tak kalah menyedot perhatian, rombongan nomor urut 7 (gabungan DLH, Diskoperindag, DPMD, dan Dinas Perikanan) menghadirkan tarian anggun “Paku Bumi” yang dipadukan dengan parade hasil bumi melimpah, seperti tomat dan terong segar, sebagai simbol ketahanan pangan dan kekayaan alam daerah.
Atraksi kreatif tersebut dilepas langsung oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma dari titik start di depan Kantor Pemkab Lumajang. Sebanyak 32 kontingen yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, hingga Perhutani menyusuri ruas jalan protokol kota sebelum mengakhiri parade di perempatan lampu merah Adipura.
Karnaval tahunan ini membuktikan bahwa perayaan kemerdekaan di Lumajang bukan sekadar panggung hiburan rakyat, melainkan etalase budaya, promosi potensi daerah, dan momentum membangkitkan kebanggaan lokal di mata publik.





