Walikota Minta Warga Tak Maksa Masuk SMA Negeri

Walikota Surabaya mengucapkan selamat terhadap pengurus baru MUI Surabaya(1)Surabaya,(DOC) – Usai menjalankan Sholat Idul Fitri di Taman Surya, Walikota Tri Rismaharini menggelar open house di rumah dinas(Rumdis) Walikota, Jalan Sedap Malam nomer 1 Surabaya, Rabu(6/7/2016) pagi.
Open house sudah menjadi tradisi yang diterapkan oleh Tri Rismaharini sejak dirinya dipercaya kembali memimpin kota ini.
Mantan Kepala Bappeko itu tampil anggun dengan balutan baju gamis berwarna merah muda. Dia didampingi sang suami, Djoko Saptoadji serta kedua anak, Fuad Bernardi dan Tantri Gunarni Saptoadji.
Sejak pagi hingga siang, Risma tak henti menerima tamu yang berdatangan untuk bersilahturohmi di hari raya pertama Idul Fitri.
Tamu pertama yang hadir yaitu Wakil Walikota Surabaya, Wishnu Sakti Buana bersama keluarga. Kemudian dilanjutkan dengan keluarga besar Polrestabes Surabaya dan Polrestabes Tanjung Perak. Berikutnya keluarga besar dari Korem 084 Bhaskara Jaya.
Selain jajaran Muspika, warga Surabaya yang tak punya kampung halaman, juga berbondong-bondong sowan ke walikota. Nampak sejumlah personil pasukan kuning juga hadir untuk berjabat tangan dengan orang nomer satu di kota Pahlawan.
Di sela acara, Walikota perempuan pertama di Surabaya ini, sempat menyinggung program mitra warga. Terdapat sekitar 2.000 permohonan mitra warga yang meminta persetujuannya. Ia mengaku sangat menyayangkan banyaknya permohonan mitra warga yang menginginkan anaknya masuk ke SMA Negeri di pusat kota, meski nilainya rendah.
“Di luar negeri, kalau nilai akademiknya dirasa kurang, mereka akan beralih ke sekolah vokasional(kejuruan),”kata Risma.
Fenomena ini, lanjut Risma, dikarenakan masih minimnya kesadaran akan potensi SMK. Menurut dia, SMK justru punya keunggulan tersendiri.
“Lulusan SMK punya pilihan melanjutkan ke kuliah, tapi juga sudah siap bila langsung kerja. Jadi, SMK itu bukan golongan yang tersisih,” ujarnya.
Terkait hari raya Idul Fitri, Risma mengucapkan selamat Idul Fitri 1437 Hijriah. Dia berharap, Surabaya tetap menjadi kota yang aman dan nyaman bagi semua.(hms/r7)