Wawali Armuji Sidak DB Real Estate, Warga Protes Kebisingan dan Parkir Liar

Wawali Armuji Sidak DB Real Estate, Warga Protes Kebisingan dan Parkir LiarSurabaya,(DOC) – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, atau akrab disapa Cak Ji, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor DB Real Estate di Jalan Graha Famili, Kecamatan Wiyung, Kamis (14/8/2025). Ia turun langsung setelah warga melaporkan kebisingan dan parkir sembarangan yang bersumber dari aktivitas kantor tersebut.

Cak Ji hadir bersama pelapor Dwiyono, Lurah Babatan Hertika Vitra Henin, serta camat setempat. Hertika menjelaskan bahwa laporan warga masuk sejak awal Agustus. Saat itu, pihak kecamatan sudah mencoba memediasi kedua belah pihak pada 6–7 Agustus. Namun, pertemuan tersebut tidak menghasilkan kesepakatan sehingga masalah terus berlanjut.

Bacaan Lainnya

Dwiyono, yang tinggal tepat di sebelah kantor DB Real Estate, sering merasa terganggu oleh suara bising dan kendaraan pegawai yang memblokir akses rumah warga. Ia bahkan mengaku menantunya enggan pindah ke rumah itu karena lingkungan yang ramai kendaraan.

“Menantu saya sampai enggan pindah ke sini karena selalu ramai mobil dan berisik,” ujarnya.

Oleh karena itu, Dwiyono meminta kantor tersebut pindah ke kawasan perkantoran agar lingkungan kembali tenang.

Sementara itu, perwakilan PT Intiland selaku pengembang perumahan, Ali, menuturkan bahwa pihaknya tidak mengetahui rumah itu digunakan sebagai kantor saat awal sewa. Ia menambahkan, pihaknya pernah memfasilitasi mediasi antara Dwiyono dan penyewa rumah, Teo, yang berujung pada kesepakatan pemindahan kantor.

Di sisi lain, Surya dari DB Real Estate mengakui bahwa pihaknya pernah mendapat teguran soal parkir. Namun, ia menegaskan bahwa karyawan kini memarkir kendaraan di lahan kantor, bukan di depan rumah warga.

“Kami agen properti, tidak membuat suara bising. Kami mau pindah, tapi semua kantor di sini juga harus pindah,” tegas Surya.

Setelah mediasi berlangsung, Cak Ji menyarankan DB Real Estate membongkar taman dan mengubahnya menjadi lahan parkir. Dengan begitu, kendaraan pegawai tidak lagi mengganggu akses warga.

Baca Juga:  Surabaya Kembali Buktikan Kekuatan Toleransinya Melalui Festival Cap Go Meh

“Jangan parkir di tempat tetangga, nanti ribut lagi,” katanya.

Selain itu, ia meminta PT Intiland mengawasi aktivitas kantor tersebut secara berkala agar lingkungan tetap kondusif.(r7)

Pos terkait