
Surabaya,(DOC) – Yayasan Pondok Pesantren (YPP) Nurul Huda Surabaya, tidak hanya memberikan pendidikan keagamaan dan umum kepada para santrinya. Pesantren ini juga membekali para santrinya sebagai seorang entrepreneurship.
Hal ini seiring dengan berdirinya Komite Kewirausahaan Nurul Huda (KUN). Komite ini untuk mengembangkan usaha yang di miliki pesantren agar bisa di kelola secara profesional dan menambah kas pesantren. Beberapa produk usaha yang sedang di kelola antara lain penjualan air mineral, berbagai jenis makanan atau catering, dan pakaian.
Sekretaris YPP Nurul Huda Surabaya, M Mundir mengatakan, sejumlah produk usaha di kelola oleh para santri. Mereka di bekali empat nilai sekaligus menjadi pijakan yang di cerminkan kepada empat sifat Nabi Muhammad SAW. Nilai-nilai itu penting di miliki oleh setiap orang yang sedang konsentrasi di bidang usaha.
“Pertama, pengurus KUN senantiasa di tuntut memiliki integritas dalam melangkah sebagaimana sifat nabi yaitu shiddiq berkata benar, memiliki komitmen tinggi dan bertanggung jawab dalam melangkah,” ujar Mundir, saat menemui rombongan Enesis Group saat berkunjung ke pesantren tersebut, Kamis (12/10/2023).
Kedua, lanjut Mundir, para pengurus harus memegang profesionalisme dalam mengelola usaha-usaha pesantren itu. Sebagaimana sifat nabi yang kedua yaitu amanah dengan kepercayaan yang di berikan kepada orang-orang di sekelilingnya. Dalam konteks usaha adalah pembeli, pelanggan, dan lain sebagainya.
“Adapun nilai yang ketiga yaitu tranparansi, adanya keterbukaan dalam melakukan segala kegiatan yang akan di lakukan sesuai dengan sifat nabi yang berbunyi tabligh,” tutur Mundir yang tercatat sebagai Pengurus MDS Rijalul Jawa Timur ini.
Terakhir yang keempat, kata Mundir, adalah kerja cerdas. Dalam menjalankan usaha, para pengelola tidak asal bekerja. Minimal harus ada perencanaan dan penuh dengan perhitungan di setiap langkah yang di ambil. Hal ini sesuai dengan sifat nabi yang keempat yaitu fathanah.
“Empat nilai tersebut meskipun belum bisa kita lakukan secara sempurna, setidaknya kita bersama tim punya pijakan, punya nilai yang bisa menjadi acuan dalam setiap mau melangkah. Semoga para pengurus di berikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan amanah,” ucap Mundir usai menerima CSR (corporate social responsibility) dari Enesis Group berupa produk kesehatan Plossa.
Sementara itu, Brand Activation Executive Enesis Group Jatim, Latif Hendra Sukmana mengaku bangga bisa mensupport YPP Nurul Huda, terlebih jika produk tersebut bisa di jadikan salah satu produk untuk mengembangkan program kewirausahaan santri. “Enesis Group tentunya berterima kasih karena diberi kesempatan bisa menyalurkan CSR ke pesantren,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Latif bersama tim kemudian memberikan edukasi kepada para santri tata cara penggunaan dan manfaat dari plossa. “Plossa dapat di gunakan sebagai alat relaksasi tubuh dan pikiran, terutama yang sering stress, kurang tidur, pegal-pegal, sakit kepala, atau yang butuh kerokan,” jelasnya.
Di katakannya, manfaat Plossa cukup banyak dan bisa membantu santri lebih semangat mengaji. “Baunya segar untuk sakit flu, batuk, sakit kepala, dan masuk angin, cocok kalau pakai ini (Plossa). Terima kasih, semoga manfaat,” pungkasnya.(r7)





