Lumajang, (DOC) – Festival banjir tahu di Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang memasuki tahun ke 5 dalam penyelanggaraannya.
Warga di desa tersebut membuat replika jaran kencak dan penari topeng Kaliwungu dari 25.000 kotak tahu goreng dengan berat 2,1 ton
Tahu raksasa dan ratusan tumpeng tahu berukuran lebih kecil ini kemudian diarak keliling Desa Kunir Kidul dengan jarak tempuh lebih dari 4 kilometer menuju Lapangan Desa Kunir Kidul.
Kepala Desa Kunir Kidul Drajat Ali Fatoni mengatakan, untuk membuat replika jaran kencak dan penari topeng Kaliwungu dibutuhkan waktu 10 hari. Sedangkan 25.000 tahu yang di pasang itu di goreng dalam waktu sehari semalam
“Untuk tahunya ibu-ibu yang goreng sampai 24 jam gantian,” Ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, Festival banjir tahu ini memasuki seoson kelima sebagai ajang paling meriah dan sebagai ajang tahunan Pemkab Lumajang
“Berharap kedepan ini festival tahu ini bisa menjadi agenda Provinsi dan Nasional,” katanya.
Banjir tahu ini menjadi perputaran ekonomi ini malam hari ini semua bisa dirasakan masyarakat,
“Harapannya menjadi acara yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat luas tidak hanya untuk masyarakat lumajang, terima kasih semuanya,” terang dia. (Imam)





