Surabaya, (DOC) – Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS) tengah mempersiapkan fasilitas baru. Fasilitas tersebut berupa pintu gerbang sisi selatan yang terhubung langsung dengan Tunnel Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ). Kehadiran fasilitas ini di harapkan dapat mempermudah akses pengunjung.
Direktur Operasional dan Umum PDTS KBS, Nurika Widyasanti, menyampaikan bahwa pintu gerbang ini akan menjadi akses utama. Pengunjung yang keluar dari tunnel TIJ dapat langsung memasuki kawasan Kebun Binatang Surabaya.
“Pintu gerbang selatan akan di resmikan bersamaan dengan peluncuran tunnel TIJ oleh Wali Kota Eri Cahyadi. Kami menyiapkan pintu ini sebagai akses khusus untuk pengunjung dari tunnel,” ujar Rika, Senin (9/12/2024), usai mendampingi Wali Kota meninjau proyek tunnel tersebut.
Sebagai bagian dari persiapan, PDTS KBS telah menyediakan empat loket tiket di area pintu selatan. Loket ini bertujuan untuk mempermudah pengunjung mendapatkan tiket sebelum masuk ke area KBS.
“Harapan kami, pengunjung yang masuk melalui tunnel TIJ sudah membeli tiket di loket yang tersedia. Dengan begitu, mereka bisa langsung menikmati fasilitas di dalam KBS,” jelasnya.
Selain itu, Rika menekankan pentingnya pemasangan pagar pembatas di area tunnel. Pembatas ini akan memisahkan jalur pengunjung yang masuk dan keluar. Hal ini di lakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan semua pengunjung.
“Karena tunnel TIJ tidak dilengkapi pintu, pagar pembatas sangat di butuhkan. Fungsinya untuk mengatur arus masuk dan keluar pengunjung,” tambahnya.
Progres Pembangunan Sudah Hampir Selesai
Rika memastikan bahwa pembangunan pintu gerbang sisi selatan KBS saat ini hampir selesai. Pekerjaan yang tersisa hanya tahap akhir, seperti pembersihan dan pemasangan paving di sekitar pintu keluar tunnel.
“Progresnya sudah mencapai tahap final. Kami tinggal merapikan area sekitar pintu gerbang untuk menyambut pengunjung,” katanya.
Menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2025, KBS tetap menyediakan dua lokasi parkir. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung. Rika juga menyebutkan bahwa pengunjung dapat memilih akses yang sesuai dengan kebutuhan.
“Pengunjung bisa memilih masuk melalui pintu TIJ atau tetap menggunakan pintu utama. Ini akan membantu mengurangi kepadatan di salah satu akses,” ujar Rika.
Sebelumnya, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, meninjau langsung pengerjaan tunnel TIJ. Tinjauan ini juga didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kota Surabaya. (r6)






