
Surabaya, (DOC) – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) bersama Pemerintah Kota Surabaya menggelar aksi tanam pohon di Taman Suroboyo, Jumat pagi (9/5/2025). Kegiatan di tutup dengan makan bersama yang menyajikan kuliner khas Jawa Timur. Penanaman pohon di bagi dalam tiga zona dengan tiga jenis pohon: Cemara Udang, Pucuk Merah, dan Ketapang Kencana.
Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Eri Cahyadi, menyebut penanaman pohon menjadi ciri khas setiap Musyawarah Nasional APEKSI sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
“Setiap Munas APEKSI pasti ada penanaman pohon. Ini bagian dari komitmen kita menjaga lingkungan,” kata Eri.
Ia juga menyoroti perubahan kawasan Kenjeran, termasuk Taman Suroboyo dan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran. Tempat ini menjadi contoh sukses penataan kota berkat kolaborasi lintas pihak.
“Kenjeran dulu tidak seperti ini. Perubahan ini tidak instan. Semua pihak, dinas, camat, lurah, hingga masyarakat—berperan,” ujarnya.
Menurut Eri, kegiatan ini menunjukkan semangat wali kota-wali kota anggota APEKSI yang terus berinovasi untuk kemajuan kota masing-masing.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Dedik Irianto, menjelaskan bahwa jumlah pohon yang di tanam sesuai jumlah peserta APEKSI, yakni 98 wali kota di tambah satu untuk Ketua APEKSI.
Jenis pohon yang di pilih pun di sesuaikan dengan kondisi wilayah. Cemara Udang dan Ketapang Kencana cocok untuk kawasan pesisir, sedangkan Pucuk Merah kerap di gunakan di taman-taman kota. (r6)





