Ribuan Bonek Gelar Konvoi Peringati Ulang Tahun ke-98 Persebaya

Ribuan Bonek Gelar Konvoi Peringati Ulang Tahun ke-98 PersebayaSurabaya,(DOC) Ribuan suporter Persebaya Surabaya, yang dikenal sebagai Bonek, turun ke jalan pada Selasa malam (17/6/2025) untuk menggelar konvoi dalam rangka menyambut ulang tahun (Ultah) ke-98 tim kebanggaan mereka, Persebaya Surabaya.

Pantauan di kawasan Jalan Gubernur Suryo, tepat di depan Gedung Negara Grahadi, menunjukkan para Bonek berkendara keliling kota sambil mengibarkan bendera Persebaya dan membunyikan suara knalpot motor. Beberapa di antaranya bahkan membuka baju dan menyalakan kembang api, menambah semarak suasana menjelang hari jadi tim Bajol Ijo yang jatuh pada Rabu (18/6/2025).

Bacaan Lainnya

Pusat keramaian Bonek berada di sekitar Stadion Gelora Sepuluh November (G10N) Tambaksari. Meski jumlah massa cukup besar, konvoi berjalan dengan tertib dan tidak menimbulkan gangguan berarti di jalan protokol.

Bonek konvoi peringati Ultah Persebaya ke 98Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, sebelumnya memang memberikan izin kepada para suporter untuk melakukan konvoi selama peringatan hari jadi Persebaya. Namun, ia mengingatkan agar perayaan tetap berlangsung dengan tertib dan menjaga ketertiban kota.

“Kanggo arek Bonek yang memperingati ulang tahun Persebaya, silakan konvoi. Tapi titip Suroboyo. Suroboyo wani, wani,” kata Eri saat berada di Universitas Airlangga (Unair), Selasa (17/6/2025).

Wali Kota Eri juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada tim Persebaya dan seluruh pendukungnya. “Selamat ulang tahun Persebaya. Selamat milad, Bonek jos!” tambahnya.

Sementara itu, manajemen Persebaya telah menyiapkan serangkaian kegiatan sederhana namun sarat makna untuk memperingati usia ke-98 tahun klub. Perwakilan Persebaya, Ram Surahman, menyatakan bahwa manajemen ingin menjadikan peringatan ini sebagai momentum refleksi sejarah dan inklusi.

“Pada hari H, rencananya pagi hari kami akan melakukan ziarah ke makam para pendiri klub bersama pelatih, pemain, dan seluruh elemen manajemen,” ujar Ram.

Perayaan ini menjadi bagian dari upaya menjaga nilai-nilai sejarah Persebaya, dari masa keemasan hingga titik terendah, sekaligus menunjukkan komitmen klub untuk terus berjuang di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.(ang/r7)

Pos terkait