Menjelang Ujian, Puspeka Dorong Kebiasaan Sehat untuk Siswa

Menjelang Ujian, Puspeka Dorong Kebiasaan Sehat untuk Siswa
Menjelang Ujian, Puspeka Dorong Kebiasaan Sehat untuk Siswa

Jakarta,(DOC) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Penguatan Karakter (Puspeka) menyelenggarakan Webinar Interaktif Ruang Bincang Karakter (BK) bertajuk “Mental Sehat, Prestasi Melesat! dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” pada Rabu (21/5). Kegiatan ini diikuti oleh siswa dan guru dari seluruh Indonesia melalui Zoom, serta di siarkan langsung di YouTube dan Instagram Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen RI.

Webinar menghadirkan Samanta Elsener, psikolog dari PP HIMPSI, sebagai narasumber, serta Pebi Sukamdani, Guru BK dari Puspeka, sebagai moderator. Tayangan ulang webinar bisa di saksikan melalui tautan ini.

Bacaan Lainnya

Dalam sesi utama, Samanta menekankan pentingnya mengenali dan mengelola kecemasan yang kerap muncul menjelang ujian. Ia menjelaskan bahwa stres adalah hal wajar, tapi harus di sikapi dengan bijak.

“Kalau cemas karena takut gagal ujian, coba lakukan relaksasi—bisa dengan olahraga ringan, mengatur napas, tidur cukup, atau membaca buku menyenangkan. Semua itu bisa membantu menenangkan diri,” ujarnya.

7 Kebiasaan untuk Mental Sehat dan Prestasi Siswa

Puspeka menyelenggarakan webinar ini sebagai upaya mendukung siswa menjaga kesehatan mental selama masa ujian. Lewat diskusi dan sesi tanya jawab, siswa di ajak mengenali kondisi emosional mereka, membangun kebiasaan positif, dan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang optimal.

Salah satu pendekatan utama yang di sampaikan adalah Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yang terdiri dari:

  • Bangun pagi
  • Beribadah
  • Berolahraga
  • Makan sehat dan bergizi
  • Gemar belajar
  • Bermasyarakat
  • Tidur lebih awal

“Bangun pagi membuat kita lebih produktif. Tidur lebih awal sangat penting karena tubuh melakukan regenerasi sel dan pembersihan otak antara pukul 10 malam hingga 3 pagi,” jelas Samanta.

Karakter Kuat sebagai “Perisai” Tekanan Ujian

Gerakan 7 Kebiasaan bukan sekadar rutinitas, tapi strategi karakter yang melindungi siswa dari tekanan akademik berlebihan. Dengan kebiasaan ini, siswa tidak hanya fokus pada nilai, tetapi juga belajar mengenali batas diri, mencintai proses belajar, dan menjaga keseimbangan hidup.

Baca Juga:  SDIT Al Falah Dinilai Inovatif, Wamen Fajar Dorong Sekolah Lain Lakukan Hal Serupa

Melalui webinar ini, Puspeka berharap sekolah dan keluarga mendorong penerapan kebiasaan baik ini secara luas. Tujuannya membentuk siswa yang tak hanya berprestasi, tapi juga sehat secara mental dan siap menghadapi masa depan dengan karakter yang kuat. (r6)

Pos terkait