Respons Golkar Usai Setya Novanto Ditetapkan Bebas Bersyarat

Respons Golkar Usai Setya Novanto Ditetapkan Bebas Bersyarat

Jakarta,(DOC) – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyatakan partainya bersyukur terpidana kasus korupsi yang juga bekas ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) telah di tetapkan bebas bersyarat.

Bacaan Lainnya

Dia menyatakan bahwa Setnov masih berstatus sebagai kader Partai Golkar sebab tidak pernah ada pengunduran diri yang di layangkan secara personal maupun pemberhentian keanggotaan yang di terbitkan oleh Partai Golkar.

“Tentu dengan apa yang sudah di laluinya, dia kemarin di tetapkan bebas bersyarat ya kami bersyukur. Artinya, ada kader kami yang memang sudah selesai menjalani proses hukum,” kata Doli, seperti di kutip Selasa (19/8/2025).

Terlebih, kata dia, pembebasan bersyarat itu di berikan kepada Setnov melalui beberapa syarat yang telau di penuhi.

Di antaranya, di anggap sudah menjalani 2/3 masa hukuman, berkelakuan baik, hingga mengikuti program-program pembinaan hukum dan lain sebagainya.

“Jadi secara prosedur peraturan perundangan semuanya memenuhi syarat,” ucapnya.

Untuk itu, dia menekankan bahwa penetapan bebas bersyarat terhadap Setnov telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.

“Ya hukum kita berlakunya seperti itu, ya kita hormati keputusan yang di keluarkan pemerintah terhadap itu,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi Jawa Barat Kusnali saat di konfirmasi di Bandung, Minggu (17/8/2025), memastikan pemberian bebas bersyarat kepada Setya Novanto alias Setnov sudah sesuai dengan aturan dengan telah menjalani 2/3 masa pidananya dari total pidana penjara 12,5 tahun.

“Di hitung dua per tiganya itu mendapat pembebasan bersyarat pada 16 Agustus 2025,” katanya.

Akan tetapi, dia mengatakan Setya Novanto baru bebas murni pada 2029. Sedangkan saat ini yang bersangkutan dalam masa pembebasan bersyarat, dan wajib lapor sampai April 2029. (rd)

Baca Juga:  Golkar Surabaya Sodorkan Arif Fathoni Jadi Wakil MA

Pos terkait