Lumajang Hadirkan Destinasi Warna-Warni di Lereng Gunung Semeru

Lumajang Hadirkan Destinasi Warna-Warni di Lereng Gunung Semeru

Lumajang,(DOC) – Kabupaten Lumajang kembali menghadirkan destinasi wisata baru yang memadukan keindahan alam dengan kreativitas warga. Taman Bunga “Puspa Adi Warna”, yang berarti taman bunga dengan aneka warna, resmi di perkenalkan kepada publik di kawasan Kali Kebo, Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo.

Bacaan Lainnya

Bupati Lumajang, Indah Amperawati Masdar, atau yang akrab di sapa Bunda Indah, meresmikan langsung pembukaan taman bunga tersebut. Ia mengapresiasi semangat warga dalam mengelola potensi lokal menjadi daya tarik wisata yang unik dan menarik.

“Taman ini bukan hanya indah, tapi juga mencerminkan kreativitas dan semangat masyarakat Pronojiwo. Saya sudah sarankan penambahan lampu dan dekorasi agar area swafotonya makin menarik, apalagi dengan latar Gunung Semeru,” kata Bunda Indah.

Dengan udara sejuk dan pemandangan memukau, taman bunga ini di nilai sangat cocok sebagai destinasi wisata keluarga.

Sang pemilik dan pengelola taman, Ciko, menjelaskan bahwa tempat ini kini sedang viral, bahkan menembus pasar wisata mancanegara.

“Taman bunga ini lagi ramai di media China, mereka menyebutnya ‘lautan bunga’ karena warnanya yang mencolok dan panorama Semeru di belakangnya,” ujarnya.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk di banderol cukup terjangkau, yakni Rp10.000 untuk wisatawan lokal dan Rp20.000 untuk turis asing. Selain menikmati taman bunga, pengunjung akan disuguhi suasana khas lereng Semeru yang alami dan menenangkan.

Ke depan, Ciko berencana mengembangkan kawasan ini menjadi wisata terpadu. Ia tengah menyiapkan area sunrise, camping ground, glamping, dan campervan.

“Target kami, wisatawan bisa menikmati semua dalam satu paket. Mulai dari taman bunga, keindahan sunrise Pronojiwo, hingga menginap di glamping. Semuanya terintegrasi,” jelasnya.

Selain menambah daya tarik pariwisata, Taman Bunga Puspa Adi Warna juga di harapkan memberikan kontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lumajang. “Alhamdulillah, taman ini sudah terdaftar di BPRD. Harapannya bisa ikut mendorong PAD dari sektor wisata,” pungkas Ciko.

Baca Juga:  9.000 Ton Gula Petani di Lumajang Tak Laku, Gudang PG Jatiroto Penuh

Dengan lanskap Gunung Semeru sebagai latar dan potensi sunrise yang memesona, Puspa Adi Warna di yakini akan menjadi magnet wisata baru yang memperkuat citra Lumajang sebagai destinasi alam unggulan di Jawa Timur. (r6)

Pos terkait