Khofifah Optimistis Target Net Zero Emission Bisa Lebih Cepat

Khofifah Optimistis Target Net Zero Emission Bisa Lebih Cepat

Lumajang,(DOC) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan penanaman pohon di Bumi Perkemahan Gelagah Arum, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan gerakan peduli lingkungan sekaligus peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Tahun 2025.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa gerakan menanam pohon harus di maknai sebagai aksi nyata menjaga keberlanjutan lingkungan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Mari kita terus menanam, menjaga daya dukung alam dan daya dukung lingkungan,” ujar Khofifah.

Ia menekankan bahwa penanaman pohon memiliki peran strategis dalam menghadapi dampak perubahan iklim serta mendukung target nasional Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060. Menurutnya, target tersebut bahkan bisa dicapai lebih cepat jika di lakukan secara kolektif dan berkelanjutan.

“Kalau Indonesia menargetkan Net Zero Emission 2060, maka tugas kita bersama menyiapkan itu sejak sekarang. Kenapa tidak, kalau kita bekerja lebih keras, lebih masif, lebih sinergis, dan lebih kolaboratif. Insya Allah, bukan 2060, bisa lebih cepat kita wujudkan,” tegasnya.

Selain penanaman pohon di kawasan perkemahan, Khofifah juga menyoroti pentingnya penguatan ekosistem mangrove sebagai bagian dari strategi mitigasi perubahan iklim. Ia menyebut, mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida jauh lebih besar di bandingkan tanaman darat.

“Mangrove itu menyerap karbon dioksida lima kali lebih banyak dari pohon biasa. Maka sedapat mungkin kita melakukan penanaman mangrove lebih banyak dan lebih sering,” jelasnya.

Festival Mangrove ke-9

Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, Khofifah menginformasikan bahwa Festival Mangrove ke-9 akan di gelar pada 22 Desember 2025 di Kabupaten Pacitan. Festival tersebut menjadi simbol konsistensi Jawa Timur dalam memperkuat pelestarian lingkungan pesisir.

“Festival mangrove ke-9 akan kita lakukan di Pacitan. Ini penanda bahwa kita mencintai alam dan terus memperkuat daya dukung lingkungan bersama-sama,” ujarnya.

Baca Juga:  Dua Warga Kediri Terluka Usai Motor Tergelincir di Abu Semeru

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati Masdar menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Jawa Timur dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut penanaman pohon sebagai bentuk “sedekah oksigen” bagi generasi mendatang.

Dalam kegiatan itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan sebanyak 5.000 bibit pohon berbagai jenis, termasuk makadamiya, untuk di tanam di wilayah Kabupaten Lumajang.

“Ini adalah sedekah oksigen. Harapannya, masyarakat Jawa Timur bisa meniru, minimal satu orang menanam satu atau dua pohon setiap tahun,” ujar Bunda Indah. (r6)

Pos terkait