Jember,(DOC) – Pesta minuman keras (miras) di Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, berakhir tragis. Empat orang meninggal dunia setelah menenggak miras bersama sejumlah rekannya.
Kasatreskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, menyebutkan delapan orang mengikuti pesta miras tersebut. Dari jumlah itu, empat orang meninggal dunia, sementara empat lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Delapan orang ikut pesta miras. Empat orang meninggal dunia dan empat lainnya masih dirawat,” kata AKP Angga Riatma saat dikonfirmasi di Mapolres Jember.
Informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan salah satu korban meninggal dunia diduga merupakan oknum aparat TNI yang bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Kecamatan Sumbersari. Namun, kepolisian masih mendalami kebenaran informasi tersebut.
“Kami masih menyelidiki dugaan keterlibatan oknum aparat TNI. Laporan resminya baru kami terima hari ini,” jelas Angga.
Berdasarkan keterangan awal dari korban selamat, para peserta pesta miras mengonsumsi minuman keras jenis arak. Mereka menggelar pesta tersebut pada Sabtu (27/12/2025).
Dua korban berinisial MR dan PT meninggal dunia pada Minggu (28/12/2025) malam. Sementara itu, dua korban lainnya, AM dan SN, meninggal dunia pada Senin (29/12/2025) pagi.
Polisi Selidiki Asal-usul Miras
Saat ini, tim Satreskrim Polres Jember terus melakukan penyelidikan. Polisi mengamankan barang bukti serta menelusuri asal-usul minuman keras yang dikonsumsi para korban.
“Kami masih melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk menelusuri asal miras dan mengamankan barang bukti,” ujar Angga.
Polisi juga akan melakukan uji laboratorium untuk memastikan kandungan miras tersebut dan mengetahui ada tidaknya zat berbahaya yang memicu kematian korban.
Angga menegaskan, kasus ini menjadi perhatian serius kepolisian, terutama menjelang perayaan malam pergantian tahun. Polres Jember akan meningkatkan patroli dan razia miras untuk mencegah kejadian serupa.
“Menjelang Tahun Baru 2026, kami bersama Satresnarkoba dan Sabhara akan mengintensifkan razia di lokasi-lokasi rawan pesta miras,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar merayakan pergantian tahun dengan kegiatan positif dan menghindari konsumsi minuman keras yang berisiko membahayakan keselamatan.
“Kejadian ini menjadi pengingat agar masyarakat tidak sembarangan mengonsumsi minuman yang dapat merenggut nyawa,” pungkas Angga.(r7)





