Batik Ijong Padukan Wastra dan Sportswear Modern di SSFF 2026

Batik Ijong Padukan Wastra dan Sportswear Modern di SSFF 2026Surabaya,(DOC) – Batik Ijong mencuri perhatian pada hari kedua Surabaya Sport Fashion Festival (SSFF) 2026 di Ciputra World Surabaya, Sabtu (16/5/2026). Brand fesyen lokal itu menghadirkan koleksi busana olahraga wanita yang memadukan unsur wastra dengan desain modern dan fleksibel.

Dalam ajang yang berlangsung pada 15-17 Mei 2026 tersebut, Batik Ijong menampilkan enam koleksi terbaru. Desainer Batik Ijong, Bambang Sunjaya, merancang busana sporty yang nyaman untuk aktivitas olahraga sekaligus tetap tampil trendi.

Bacaan Lainnya

Bambang mengatakan, tantangan utama dalam konsep sport fashion tahun ini terletak pada cara memadukan sportswear dengan kain wastra tanpa mengurangi kenyamanan pakaian.

“Jadi ada enam seri. Ada pakaian panjang dan pendek, tetapi semuanya tetap nyaman dipakai untuk olahraga,” ujar Bambang.

Untuk menjaga kenyamanan, Batik Ijong menggunakan bahan poliester lalu memadukannya dengan sentuhan kain wastra pada beberapa bagian desain.

“Kami menambahkan unsur wastra ke dalam desain t-shirt agar tetap modern dan nyaman dipakai,” katanya.

Bidik Tren Sport Fashion

Sebagai pelaku usaha garmen dan pengrajin batik, Bambang melihat pasar busana olahraga terus berkembang. Tingginya minat masyarakat terhadap sportswear mendorong Batik Ijong terus menghadirkan inovasi desain berbasis wastra.

Menurutnya, tantangan terbesar bukan hanya memilih material, tetapi juga menciptakan desain yang modern, trendi, dan mudah diterima pasar.

“Yang paling penting desainnya tetap trendi dan enak dipakai. Unsur wastranya masuk, tetapi tetap terlihat modern,” ungkapnya.

Karena itu, Batik Ijong terus mengikuti perkembangan tren fesyen, termasuk tren sport fashion berbasis wastra yang mulai diminati masyarakat.

Panggung Kolaborasi Fashion dan Budaya

SSFF 2026 menjadi ruang kolaborasi antara fesyen olahraga dan budaya lokal. Pada hari kedua, sejumlah desainer dan brand turut menampilkan karya terbaik mereka.

KU-SEMAI, IFC-Indonesia Fashion Chamber, Tri Mutmainnah x Dwi Nur Salsabila Putri x Maharani Anggun Widjaja Ningtyas, Surabaya Jersey, Persana Jawa Timur, Corenation Activewear, hingga La Femina ikut meramaikan panggung fesyen tersebut.

Baca Juga:  SSFF 2026 Surabaya Dorong Tren Wastra Sportswear dan UMKM Kreatif

Melalui ajang ini, para desainer menunjukkan bahwa wastra Indonesia mampu mengikuti gaya hidup modern dan aktif tanpa kehilangan identitas budaya.(ode/r7)

Pos terkait