
Surabaya,(DOC) – Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada, Mujiaman Sukirno nampaknya memiliki hubungan komunikasi yang baik dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Surabaya.
Indikasi ini terlihat ketika Wakil Ketua DPC PKB Surabaya, Mahfudz, berniat mengusung Mujiaman sebagai bakal calon Wakil Wali Kota (Bacawawali) kota Surabaya untuk meramaikan bursa Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya.
Rencananya Dirut PDAM tersebut akan dipasangkan dengan Mantan Kapolda Jatim, Irjen Pol Purnawirawan, Machfud Arifin, yang sebelumnya digadang-gadang oleh Ketua DPC PKB Surabaya, Musyafak Rouf, untuk maju sebagai calon Wali Kota dari PKB.
“Sosok yang pas digandengkan dengan Machfud (Machfud Arifin,red) adalah Dirut Pdam, pak Mujiaman,” ungkap Wakil Ketua DPC PKB Surabaya, Machfudz, Senin(6/1/2020).
Machfudz yang kini menjabat sebagai Sekretaris Komisi B DPRD kota Surabaya tersebut, menjelaskan alasan memilih Dirut PDAM untuk di calonkan sebagai Bacawawali.
“Salah Satu Pertimbangannya, pak Mujiaman merupakan figur yang memiliki jiwa leadhership cukup kuat, serta dekat dengan NU (Nahdlatul Ulama,red) sebagai Ormas (organisasi masyarakat) yang menjadi platform PKB,” paparnya.
Namun meski begitu, usulan nama pasangan bakal Calon Wali Kota dan Bakal Calon Wakil Wali Kota ini, masih akan dibahas dan dimintakan persetujuan dengan partai politik yang akan diajak berkoalisi. Mengingat beberapa Parpol sudah membuka penjaringan kandidat kepala daerah secara resmi.
“PKB tak bisa mengusung sendiri, sehingga nanti masih dikomunikasikan dengan lintas Parpol,” tandasnya.
Menanggapi hal itu, Dirut PDAM Mujiaman Sukirno menyatakan, akan fokus pada perbaikan kinerja perusahaan milik Pemkot Surabaya tersebut.

“Tidak tahu soal kabar itu. Usulan mencalonkan figur merupakan hak setiap warga, namun saya belum ada rencana untuk berkarier di politik. Saya fokus sebagai Dirut PDAM saja,” tandas Mujiaman saat dikonfirmasi terpisah.
Mujiaman masih membuka kesempatan untuk menerima pinangan Parpol yang ingin mencalonkan dirinya sebagai Calon Kepala Daerah.
“Tetapi bukan sekarang untuk menerima pinangan itu. Sekarang saya memiliki tanggungjawab untuk menyelesaikan tugasnya sebagai DIrut PDAM,” pungkas Mujiaman.(div/r7)





