Masa Belajar Dirumah Jenjang SMA/SMK di Jatim Diperpanjang Lagi Sampai 21 April 2020

Foto: Wahid Wahyudi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur

Surabaya,(DOC) – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur memperpanjang kembali masa libur sekolah untuk tingkat SMA/SMK/BLK se Jatim, hingga dua minggu kedepan.

Keputusan ini diberlakukan, karena dampak penyebaran Covid-19 di Jatim masih dianggap belum aman.

Bacaan Lainnya

“Belajar di rumah diperpanjang lagi sampai 21 April dan masuk lagi 23 April,” ungkap Wahid Wahyudi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Jumat(3/4/2020).

Untuk siswa SMA/SMK di Jatim yang tinggal di asrama, diimbau untuk tidak kembali kedaerah asalnya, meskipun sekolah dalam keadaan libur.

Perpanjangan masa belajar di rumah untuk siswa SMA/SMK se Jatim ini, merupakan ketiga kalinya, karena sebelumnya, Kamis(2/4/2020), digedung negara Grahadi, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengumumkan bahwa masa belajar dirumah untuk siswa SMA/SMK diperpanjang sampai 19 April 2020.

“Kaitan dengan program belajar di rumah, kebetulan kami sudah ambil keputusan (untuk diperpanjang, red),” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kamis(2/4/2020) malam.

Awal keputusan masa belajar di rumah bagi pelajar SMA/SMK diumumkan sejak ditemukannya pasien positif Covid-19 di tanah air.

Masa belajar dirumah untuk pertama kalinya diputuskan pada tanggal 16-29 Maret 2020, kemudian diperpanjang lagi sampai 5 April 2020.(div)

Baca Juga:  Sehari Jelang Pelantikan Gubernur, Gus Ipul Tinggalkan Rumah Dinas Sedang Khofifah Berziarah

Pos terkait