Baihaki Sirajt: Eri Cahyadi-Armuji Masih Belum Aman di Pilkada Surabaya

Baihaki Sirajt: Eri Cahyadi-Armuji Masih Belum Aman di Pilkada Surabaya
Baihaki Sirajt: Eri Cahyadi-Armuji Masih Belum Aman di Pilkada Surabaya

Surabaya, (DOC) – Direktur Lembaga Survei Accurate Research And Consulting Indonesia (ARCI), Baihaki Sirajt, menyatakan bahwa hasil simulasi pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi-Armuji belum aman. Pasalnya, karena elektabilitas keduanya masih di bawah 50 persen.

“Elektabilitas pasangan Eri-Armuji masih belum aman karena belum mencapai 50 persen,” kata Baihaki dalam keterangannya di Surabaya, Rabu (17/7/2024).

Bacaan Lainnya

Menurut hasil simulasi ARCI, pasangan petahana Eri-Armuji mendapatkan 47,2 persen di bandingkan dengan 20,5 persen yang di raih pasangan Kaesang Pangarep-Hendy Setiono. Namun, masih ada 32,3 persen responden yang belum menentukan pilihan.

Dalam simulasi lainnya, Eri-Armuji memperoleh 45,7 persen. Sementara pasangan Kaesang Pangarep-Bayu Airlangga mendapatkan 27,8 persen. Sebanyak 26,5 persen responden belum memberikan jawaban.

Selain itu, Baihaki Sirajt menyebut bahwa elektabilitas Eri Cahyadi-Armuji lebih tinggi jika di bandingkan dengan pasangan Bayu Airlangga-Hendy Setiono.

“Jika melawan Bayu Airlangga-Hendy Setiono, Eri-Armuji meraih 45,3 persen, sementara Bayu-Hendy mendapatkan 31,8 persen. Sebanyak 22,9 persen responden belum menentukan pilihan,” jelasnya.

Elektabilitas Tertinggi

Baihaki juga menambahkan bahwa elektabilitas tertinggi Eri Cahyadi muncul ketika ia dipasangkan dengan Bayu Airlangga melawan duet Armuji-Fuad Bernardi.

Elektabilitas pasangan Eri-Bayu mencapai 64,7 persen, sedangkan pasangan Armuji-Fuad Bernardi hanya mendapatkan 21,8 persen. Sebanyak 13,5 persen responden belum menentukan pilihan.

“Dari simulasi tersebut, pasangan yang paling berpotensi menang adalah Eri-Bayu. Artinya, Eri bergabung dengan KIM melawan koalisi PDIP yang dimotori oleh Armuji. Namun, jika Eri berpasangan dengan Armuji, elektabilitas mereka masih unggul dibandingkan nama lain,” tutur Baihaki Sirajt.

Survei ARCI di lakukan pada 1-12 Juli 2024 dengan metode stratified multistage random sampling. Survei ini mencakup 31 kecamatan di seluruh Kota Surabaya, melibatkan 1.000 responden dengan margin of error sebesar 3,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. (r6)

Pos terkait