D-ONENEWS.COM

Bandit Motor Ditembak Kakinya oleh Unit Jatanras Satreskrim

Bandit Motor Ditembak kakinya oleh Unit Jatanras Satreskrim
Foto: Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya

Surabaya,(DOC) – Bandit motor yang telah beraksi di 5 lokasi di tembak oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Bandit motor itu berinisial PW (27) asal Bubutan Surabaya. Seorang residivis Curanmor tersebut di tembak kakinya, karena berusaha kabur saat penyergapan di eks lokalisasi Sememi, Selasa (19/3/2024) malam.

“Dalam catatan kami, ia sudah beraksi 5 kali di TKP berbeda,” terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Hendro Sukmono melalui Kanit Jatanras, Iptu Boby W Elsam, Kamis(21/3/2024).

Menurut Boby, penembakan oleh anggota Unit Jatanras Satreskrim itu di lesatkan sebanyak 2 kali menyasar ke dua kaki PW. Saat itu pelaku melarikan diri.

Boby menjelaskan, peran PW ketika beraksi adalah sebagai joki motor sarana saat mencari sasaran. Biasanya, dia beraksi bersama ML, selaku eksekutor, yang kini masih di buru. Selain ML, PW juga kadang beraksi bersama Inu, Mamat dan Pindut. “Kami masih berupaya melacak keberadaan ML dan komplotannya,” tegasnya.

Penembakkan kaki PW merupakan warning bagi seluruh pelaku kriminal di Kota Pahlawan. Kedepan pihak kepolisian tak akan segan bertindak tegas serupa.

Berdasarkan catatan jejak kejahatan PW residivis kasus pencurian dengan kekerasan. Aksi pertama berlangsung di bulan Februari 2024 di Jalan Ikan Mungsing Perak, Surabaya, bersama rekannya Inu dan ML. Aksi kedua di bulan yang sama (Februari) dan komplotan sama Inu dan ML, terjadi di halaman masjid daerah Ngasinan, Menganti, Gresik.

Berikutnya di bulan Maret 2024, aksi PW di lakukan di daerah Bendul Merisi, Wonocolo, bersama komplotannya Mamat dan Pindut dengan hasil Honda beat. Pada bulan Maret juga, di ruas Jalan Babat Jerawat, Pakal, Surabaya PW melakukan Curanmor bersama Mamat dengan hasil Suzuki Next. Terakhir aksi PW di lakukan di Jalan Bibis Tama, dengan hasil motor Honda Beat nopol L 4609 CZ.

“Jadi, totalnya ada lima aksi pencurian dan kekerasan yang di gencarkan oleh PW di bulan Februari dan Maret 2024,” pungkas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya.

 

Loading...

baca juga