Lumajang,(DOC) – Menjawab keluhan warga yang mengeluhkan kondisi jalan rusak, Bupati Lumajang Indah Amperawati, yang akrab di sapa Bunda Indah, mengambil langkah tegas dan cepat dengan melakukan efisiensi dan pangkas anggaran besar-besaran di internal.
Baru sebulan di lantik bersama Wakil Bupati baru pada Februari 2025, Bunda Indah langsung tancap gas meski tak ikut menyusun APBD tahun ini. Ia menemukan bahwa banyak ruas jalan rusak ternyata belum masuk dalam anggaran.
“Setelah saya cek, ternyata jalan-jalan yang rusak belum teranggarkan. Maka dari itu, kami lakukan efisiensi. Perjalanan dinas pegawai kami potong 50 persen. Anggaran alat tulis kantor dan kebutuhan lain juga kami hemat. Hasilnya? Kami kumpulkan Rp 20 miliar untuk pembangunan jalan,” tegas Bunda Indah, Senin(21/4/2025).
Dana hasil efisiensi itu akan di alokasikan sepenuhnya untuk memperbaiki infrastruktur jalan, yang di sebut Bunda sebagai urat nadi kehidupan masyarakat.
Jalan Rusak, Warga Resah
Bunda Indah mengaku hatinya tergerak tiap kali mendengar keluhan soal jalan rusak. “Saya paling nggak tega lihat warga sambat soal jalan. Jalan itu akses utama ke sekolah, rumah sakit, pasar. Kalau rusak, ya kasihan. Saya sendiri merasakan nggak nyamannya,” ungkapnya.
Keluhan masyarakat pun tak hanya datang dari lapangan, tapi juga dari media sosial seperti TikTok dan platform sambatbunda.id. Respons pemerintah?. Sehingga ia tidak tinggal diam.
“Banyak yang nanya, ‘Mana janjinya?’ Padahal kami baru sebulan di lantik. Bikin jalan itu nggak instan, ada perencanaan dan lelang. Tapi insya Allah, akhir Juni atau awal Juli pembangunan jalan akan di mulai,” jelasnya.
Sambatbunda Tetap Jalan
Di tengah keterbatasan dan proses birokrasi yang ada, program aduan warga melalui sambatbunda.id tetap berjalan dan terus di sempurnakan. Dari data sementara, aduan soal jalan rusak masih mendominasi.
“Semua keluhan kami catat dan tindak lanjuti. Jalan rusak jadi prioritas utama. Kami bergerak cepat dengan pangkas anggaran, meski baru sebulan duduk di kursi pemerintahan,” tutup Bupati Indah.(imam)





