Surabaya, (DOC) – Di Surabaya, banyaknya biro travel dan umrah tidak menyurutkan semangat Abdul Halim untuk berkarya. Ia memberanikan diri mendirikan perusahaan yang memadukan kepentingan dunia dan akhirat. Pada Sabtu, (12/11/2024), Abdul Halim meresmikan kantor barunya. Perusahaan ini bernama PT Umroh Kilat Indonesia (UKI), beralamat di Jl. Raya Sambikerep No. 20, Surabaya, Jawa Timur.
Dalam wawancara, Abdul Halim SSi, Direktur PT UKI, mengaku awalnya tidak berencana mendirikan biro travel. Ia hanya ingin membantu masyarakat untuk berangkat umrah bersama.
“Awalnya, saya hanya ingin mengajak umroh bareng. Dengan pergi bersama, biaya bisa di tekan. Misalnya, biaya hotel bisa di bagi untuk empat orang. Lebih hemat, bukan?” ujarnya pada Rabu (20/11/2024).
Keinginan sederhana tersebut akhirnya berkembang menjadi layanan yang lebih profesional. Kepercayaan masyarakat pun semakin besar, mendorong Halim untuk mewujudkan layanan ini melalui perusahaan resmi.
Arti “Kilat” pada Nama UKI
Nama “kilat” dalam perusahaan ini memiliki arti tersendiri. Halim menjelaskan, konsep awal UKI memanfaatkan visa transit yang memungkinkan perjalanan umrah singkat.
“Kami menawarkan umrah kilat bagi mereka yang punya keterbatasan waktu, seperti karyawan dengan cuti pendek. Bahkan, perjalanan ini bisa di gabungkan dengan wisata ke Turki,” jelasnya.
Meski awalnya sederhana, respons masyarakat sangat positif. Seiring waktu, UKI mulai menyediakan tiket reguler, hingga akhirnya mendirikan kantor resmi.
Salah satu keunggulan UKI adalah sistem tiket berbasis FIT (Free Individual Traveler). Tiket ini di pesan secara online dan langsung di kirim ke jamaah dalam bentuk PDF.
“Dengan sistem FIT, jamaah tidak perlu khawatir soal tiket. Tiket langsung kami serahkan, jadi lebih transparan,” ujar Halim.
Berbeda dengan travel lain yang menggunakan sistem blocking seat, UKI memberikan kepastian lebih awal. Sistem ini mengurangi kecemasan jamaah yang khawatir akan keberangkatan mereka.
Komitmen Pelayanan yang Berkualitas
Meski sudah berbadan hukum, Abdul Halim memastikan UKI tetap memprioritaskan layanan dengan harga terjangkau.
“Kami mengikuti standar harga dari Kementerian Agama, tetapi tetap menambah fasilitas untuk kenyamanan jamaah. Contohnya, jika standar hotel membutuhkan shuttle bus, kami usahakan hotel lebih dekat ke Masjidil Haram,” kata Halim.
Selain itu, ia menekankan pentingnya edukasi bagi para jamaah. Menurutnya, pemahaman mengenai proses perjalanan sangat penting untuk menghindari penipuan.
“Kami mendidik jamaah sejak awal, agar paham semua tahapan sebelum keberangkatan. Jangan mudah tergiur dengan tawaran travel murah tanpa transparansi,” tegasnya.
Sejak berdiri pada April 2023, UKI telah memberangkatkan hampir 1.000 jamaah. Pada kloter ke-11 November 2024, sebanyak 41 jamaah telah di berangkatkan.
Pada Januari dan Februari 2025, UKI akan melayani keberangkatan puluhan jamaah lainnya. Antusiasme masyarakat menjadi motivasi besar bagi Halim dan timnya.
“Alhamdulillah, UKI semakin berkembang. Kami akan terus menjaga amanah dalam pelayanan, demi kenyamanan jamaah,” pungkasnya.
Dengan visi yang jelas dan pelayanan yang amanah, PT Umroh Kilat Indonesia optimis menjadi pilihan utama bagi masyarakat Surabaya. (r6)






