
Surabaya,(DOC) – Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo), Achmad Muchtasyar, meninjau langsung kegiatan operasional di PT Terminal Teluk Lamong. Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan kelancaran layanan terminal sekaligus mendorong optimalisasi aset dan pengembangan bisnis kepelabuhanan.
Dalam agenda tersebut, Dirut Pelindo didampingi Direktur Pengembangan Usaha Pelindo, Prasetyo, Executive Director 3 Pelindo Regional 3, Daru Wicaksono J., serta jajaran senior leader Pelindo Group. Rombongan meninjau sejumlah fasilitas strategis, termasuk Integrated Planning and Control Room (IPCR), pusat perencanaan dan pengendalian aktivitas terminal berbasis sistem digital dan real-time.
Melalui fasilitas ini, seluruh pergerakan operasional terminal dapat dimonitor secara terintegrasi guna memastikan efektivitas, efisiensi, serta ketepatan layanan kepada pengguna jasa.
Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang membahas berbagai isu strategis dan peluang pengembangan bisnis ke depan. Fokus pembahasan mencakup peningkatan daya saing, penguatan kinerja operasional, serta langkah-langkah akseleratif dalam menghadapi dinamika industri logistik dan kepelabuhanan.
Achmad Muchtasyar menegaskan bahwa peninjauan ini juga menjadi bagian dari evaluasi pemanfaatan aset perusahaan, termasuk potensi optimalisasi terminal LNG yang berada di kawasan Terminal Teluk Lamong.
“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memastikan optimalisasi pemanfaatan aset perusahaan sekaligus memperkuat kinerja operasional terminal agar semakin kompetitif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David P. Sirait, memaparkan profil perusahaan, capaian kinerja terkini, serta rencana pengembangan fasilitas sebagai strategi peningkatan kapasitas dan kualitas layanan.
Menurut David, kunjungan Direksi Pelindo menjadi wujud komitmen induk perusahaan dalam menjaga keselarasan strategi bisnis dan operasional di lingkungan Pelindo Group.
“Evaluasi dan arahan yang diberikan menjadi bagian penting dalam upaya optimalisasi serta akselerasi pertumbuhan bisnis perusahaan,” tutupnya. (r6)





